Berita

Dirjen AHU Kemenkum Widodo/RMOL.

Bisnis

Kementerian Hukum Nyaris Rampung Urus Legalitas 80 Ribu Kopdes Merah Putih

JUMAT, 18 JULI 2025 | 16:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Aspek legalitas 80 ribu Koperasi Merah Putih hampir dirampungkan Kementerian Hukum.

Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Widodo saat ditemui di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

"Jadi dari instruksi Presiden, Menteri Hukum tugasnya cuma satu, tapi satu itu sangat menentukan karena dia pintu gerbang utamanya yaitu tentang pengesahan badan hukum koperasi desa dan kelurahan merah putih yang seluruhnya ditargetkan sekitar 80.000," ujar Widodo dikutip Jumat, 18 Juli 2025.


Dia menjelaskan, berdasarkan data terbaru yang dicatat Ditjen AHU Kemenkum, jumlah Kopdes Merah Putih yang sudah disetujui legalitasnya di atas 90 persen.

"Sampai saat ini kita sudah berada di angka 79 ribu," sambungnya mengungkap.

Untuk sisanya, sekitar 1 ribu Kopdes yang belum memperoleh legalitas, disebutkan Widodo berada di wilayah ujung timur Indonesia.

"Posisi desa serta kelurahan yang menjadi target itu (seribu yang belum legal kopdesnya), sekarang sedang berpusat di 6 provinsi Papua," urainya.

Lebih lanjut, Widodo memastikan percepatan legalitas seribu kopdes di wilayah Papua tersebut dilakukan dengan pengawasan langsung oleh tim-tim dari kementerian/lembaga terkait.

Jadi ada beberapa teman-teman dari kementerian/lembaga secara koordinatif ada di sana, termasuk Ditjen AHU juga pernah kemarin kita kirimkan teman-teman di sana, baik di Papua, Papua Barat Daya gitu ya," ungkapnya. 

"Dan juga teman-teman kanwil hukum masih punya dua kanwil di sana, yang masih merangkap, walaupun ada 6 provinsi tapi ada teman-teman kanwil yang ada di Papua dan Papua Barat, yang merangkap Papua Barat Daya," demikian Widodo menambahkan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya