Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi/Ist

Politik

Menebak Aktor di Balik Agenda Besar Tudingan Jokowi

JUMAT, 18 JULI 2025 | 10:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi soal adanya agenda besar dari maraknya isu yang beredar hari ini ditanggapi Pengamat politik Adi Prayitno.

Isu-isu tersebut diantaranya pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dugaan ijazah palsu Jokowi dan peluang diperiksanya menantu Jokowi, Bobby Nasution oleh KPK.

“Agenda besar ini sepertinya untuk mendowngrade reputasi politik Jokowi, yang selama ini sudah dibangun sejak menjabat sebagai wali kota, gubernur, hingga presiden,” ujar Adi lewat kanal YouTube miliknya, Jumat, 18 Juli 2025.


Menurut Direktur Parameter Politik Indonesia itu, publik kini tengah menebak siapa aktor di balik agenda tersebut. 

Ia menilai kemungkinan besar berasal dari kelompok-kelompok yang kecewa terhadap Jokowi, terutama mereka yang merasa ditinggalkan setelah berkontribusi memenangkan Jokowi di masa lalu.

Adi juga menyoroti klaim para relawan Jokowi yang melihat serangan ini sebagai bentuk kekhawatiran atas pengaruh politik Jokowi yang masih kuat. Popularitas dan elektabilitasnya dinilai masih menjadi magnet dalam kontestasi politik ke depan, termasuk Pemilu 2029.

“Siapa pun yang didukung Jokowi dipandang bisa menjadi kuat dan memenangkan pertarungan,” jelas Adi.

Dengan demikian, Adi menilai penting untuk menelusuri siapa aktor atau kelompok yang diduga memiliki agenda besar untuk merusak reputasi Jokowi di ruang publik.

“Apakah betul ada orang-orang tertentu yang ingin merusak reputasi Jokowi?" tanya analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya