Berita

Tangkapan layar YouTube Rocky Gerung

Politik

Skandal Ijazah Tak Kunjung Reda

Jokowi jadi Bahan Olok-olok Belakang Truk

KAMIS, 17 JULI 2025 | 17:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat politik Rocky Gerung menilai Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi kini menjadi sasaran olok-olok publik akibat sejumlah isu yang tak kunjung selesai, terutama terkait dugaan ijazah palsu.

Rocky menyebut, Jokowi seolah mempertahankan atau mengeksploitasi kebingungan publik, termasuk dengan menyudutkan pihak-pihak yang sejak dua tahun lalu mempertanyakan keabsahan ijazahnya.

Ia menyoroti bahwa alih-alih meredakan polemik, pernyataan Jokowi yang menyebut adanya desain politik justru menimbulkan pertanyaan baru.


“Banyak orang bertanya, desain siapa? Bukankah ini bisa jadi bagian dari desain politik Jokowi sendiri untuk memperpanjang isu ini dan memetik keuntungan dari pemberitaan?” ujar Rocky lewat kanal YouTube miliknya, Kamis, 17 Juli 2025.

Rocky lantas menyoroti fenomena saat ini yang ditandai dengan munculnya meme dan sindiran satir di media sosial hingga tulisan-tulisan di belakang truk yang menyindir ijazah Jokowi. 

Salah satunya bertuliskan, "Dari Solo ke Pasar Pramuka, Plongo2 dan Suka Dusta".

Sindiran ini bukan tanpa sebab. Muncul dugaan yang menyebut ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi dicetak ulang di Pasar Pramuka.

Menurutnya, kepercayaan publik terhadap Jokowi bahkan semakin menurun setelah ia lengser dari jabatan presiden.

“Semakin hari status kenegarawanan mantan presiden itu hilang. Akhirnya dibuat olok-olok di media sosial, dilukis dalam bentuk satire atau bahan candaan di belakang truk," kata Rocky.

Lebih lanjut, Rocky menilai tekanan terhadap Jokowi kini bersifat personal. Dia menyebut situasi ini berdampak pada kondisi psikologis dan kesehatan Jokowi sendiri.

Terutama dengan adanya penyelidikan terhadap menantu Jokowi Bobby Nasution oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta dorongan pemakzulan terhadap putra sulungnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 

“Jadi semua soal ini sudah mengepung psikologi Jokowi dan itu yang terlihat mungkin gejala psikosomatik pada tubuhnya. Lalu orang mulai menduga akan ada satu problem lebih besar lagi di dalam dinasti Jokowi," pungkasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya