Berita

Presiden sementara Suriah, Ahmad al-Sharaa/Net

Dunia

Israel Gagal Picu Kerusuhan di Sweida Suriah

KAMIS, 17 JULI 2025 | 16:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa menegaskan bahwa Israel telah berusaha menggagalkan perjanjian gencatan senjata di Provinsi Sweida, tetapi campur tangan diplomatik dari sejumlah negara berhasil mencegah eskalasi lebih lanjut.

Dalam pidato resmi yang disampaikan pada Kamis, 17 Juli 2025, hanya beberapa jam setelah pengumuman gencatan senjata, Al-Sharaa menyatakan bahwa Israel memiliki niat untuk menjerumuskan Suriah ke dalam konflik yang lebih luas.

“Israel berusaha mengubah tanah kami menjadi medan perang dan menghancurkan persatuan nasional kami sejak jatuhnya rezim sebelumnya,” kata Al-Sharaa, seperti dikutip dari Anadolu Ajansi. 


Ia mengungkapkan bahwa upaya Israel tersebut berhasil digagalkan berkat mediasi yang dilakukan oleh Amerika Serikat, negara-negara Arab, dan Turki. 

Menurutnya, jalur diplomasi menjadi penentu penting dalam mencegah pertikaian di Sweida berubah menjadi konflik regional.

Mengomentari serangan udara Israel yang menghantam Damaskus dan sejumlah wilayah lain pada Rabu, Al-Sharaa menyebut Suriah dihadapkan pada dua pilihan sulit.

“Kami menghadapi dua pilihan: terseret ke dalam konfrontasi terbuka dengan Israel, atau membiarkan para tetua Druze mencapai kesepakatan yang akan mengakhiri pertikaian internal. Kami memilih untuk melindungi tanah air,” tegasnya.

Al-Sharaa menekankan bahwa Suriah tidak gentar terhadap kemungkinan perang, namun tetap mengedepankan keselamatan rakyatnya di atas segalanya.

“Suriah tidak takut perang. Tapi kami memilih jalan yang mendahulukan kepentingan rakyat kami,” ujarnya. 

Ia juga memuji peran lembaga-lembaga negara dalam meredam kekerasan dan mengembalikan ketertiban di Sweida, yang sempat dilanda bentrokan mematikan selama beberapa hari.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Pelajar Islam Indonesia Kutuk Trump dan Netanyahu

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Bupati Pekalongan Dikabarkan Telah Jadi Tersangka Dugaan Benturan Kepentingan PBJ

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43

KPK Buka Peluang Periksa BPN Depok soal Suap Lahan PT KD

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:38

Irak Ikut Pangkas Produksi, Harga Minyak Makin Naik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:21

Pertemuan Elite jadi Cara Prabowo Redam Polarisasi Politik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:15

Bursa Asia Anjlok, Kospi Jatuh Paling Dalam

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:51

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:41

Menaker Tetapkan Tenggat BHR Ojol 2026: Paling Lambat H-7 Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:26

Selengkapnya