Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah)/RMOL

Politik

Anies Kritik Prabowo Tak Hadiri Forum PBB, Puan Langsung Membela

SELASA, 15 JULI 2025 | 15:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kritik yang dilontarkan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 Anies Baswedan terkait ketidakhadiran kepala negara RI dalam forum-forum internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam beberapa tahun terakhir, direpons Ketua DPR RI Puan Maharani. 

Puan menilai, kritik tersebut sedianya merujuk pada periode pemerintahan sebelumnya. 

Namun demikian, Puan optimistis Presiden Prabowo Subianto akan menunjukkan kehadiran aktif di berbagai forum internasional ke depannya.


"Itu kan di periode yang lalu, saya tentu saja berharap pada Pak Presiden Prabowo, Insya Allah nantinya tentu saja beliau akan hadir pada forum-forum internasional yang seperti PBB," kata Puan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 15 Juli 2025. 

Menurut Ketua DPP PDIP itu, aktivitas Presiden Prabowo di kancah internasional justru sangat aktif. Oleh karenanya, Puan meyakini Prabowo juga akan hadir dalam sidang-sidang resmi PBB.

"Karena kita juga melihat bahwa Presiden Prabowo kan sekarang sangat aktif di forum-forum internasional," demikian Puan.

Sebelumnya, Anies Baswedan menyoroti soal absen kepala negara dalam pertemuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan selalu diwakili oleh menteri Luar Negari (Menlu)

Hal itu disampaikan Anies saat pembukaan rapat pimpinan nasional (Rapimnas) ormas Gerakan Rakyat di kawasan Jakarta Pusat pada Minggu 13 Juli 2025.

“Kita harus selalu muncul dalam pertemuan-pertemuan global. Bapak ibu sekalian bertahun-tahun Indonesia absen di pertemuan PBB. Kepala negara tidak muncul. Selalu Menteri Luar Negeri," kata Anies.




Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya