Berita

Puan Maharani/RMOL.

Politik

Puan Kecewa Ditanya Agenda Besar Perasaan Jokowi: Yah!

SELASA, 15 JULI 2025 | 14:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua DPP PDIP Puan Maharani enggan berkomentar soal mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Diminta tanggapan soal omongan Jokowi, Puan malah menunjukkan ekspersi kecewa.

“Yah,” ucap Puan sambil tersenyum kepada wartawan di gedung parlemen, Jakarta, Selasa 15 Juli 2025. 

Respon disampaikan Puan saat diminta tanggapan soal pernyataan Jokowi yang menduga ada agenda besar menurunkan reputasi politiknya lewat isu ijazah palsu dan pemakzulan Gibran Rakabuming Raka dari kursi wakil presiden. 


Ditanya ulang soal pernyataan Jokowi, Puan tak bersuara dan hanya melempar senyum. 

Diberitakan sebelumnya, Jokowi menyimpulkan ada agenda politik besar di balik isu pemakzulan anaknya dan ijazah palsu. Kesimpulan diambil Jokowi berdasarkan perasaan politik dirinya. 

“Perasaan politik saya mengatakan, ada agenda besar politik untuk menurunkan reputasi politik, untuk men-downgrade,,” kata Jokowi di Solo.

"Buat saya ya biasa-biasa aja," tambahnya.

Khusus tuduhan ijazah palsu, Jokowi menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum. Jokowi menyentil progres penanganan laporan fitnah dan pencemaran oleh dirinya kepada para penuduh ijazah palsu di Polda Metro Jaya sudah naik penyidikan.

“Saya baca kemarin sudah dalam proses penyidikan, ya sudah serahkan pada proses hukum yang ada,” kata Jokowi.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya