Berita

Ilustrasi mobil Low Cost Green Car (LCGC)/Ist

Otomotif

Penjualan Mobil LCGC Anjlok Nyaris 50 Persen

SENIN, 14 JULI 2025 | 20:26 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kondisi pasar mobil baru di Indonesia masih diliputi kelesuan hingga pertengahan 2025. Bahkan, segmen mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) yang selama ini digadang-gadang sebagai pilihan kendaraan rakyat pun ikut merasakan dampaknya.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, penjualan mobil LCGC secara wholesales atau distribusi dari pabrik ke diler pada Juni 2025 hanya mencapai 7.762 unit. 

Angka tersebut terjun bebas hingga 49 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 15.252 unit.


Jika dibandingkan bulan sebelumnya (Mei 2025), penjualan LCGC juga turun 9 persen dari 8.546 unit.

Sementara secara kumulatif, total penjualan LCGC sepanjang semester I-2025 tercatat sebesar 64.063 unit. Realisasi ini ambles 28,5 persen dibandingkan paruh pertama 2024 yang mencapai 89.643 unit.

Meski demikian, beberapa model masih bertahan sebagai favorit masyarakat, seperti Daihatsu Sigra menempati posisi teratas dengan penjualan wholesales 2.742 unit pada Juni 2025. Namun, capaian itu menurun 10,36 persen dibandingkan bulan Mei.

Posisi kedua ditempati Honda Brio Satya dengan penjualan sebanyak 2.201 unit. Angka ini justru naik signifikan 69,43 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara Toyota Calya berada di peringkat ketiga dengan penjualan 1.662 unit, merosot 32,98 persen dibandingkan Mei.

Berikut Daftar Mobil LCGC Terlaris Juni 2025:

    - Daihatsu Sigra: 2.742 unit

    - Honda Brio Satya: 2.201 unit

    - Toyota Calya: 1.662 unit

    - Daihatsu Ayla: 747 unit

    - Toyota Agya: 410 unit.



Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Mendag AS Akhirnya Mengakui Pernah Makan Siang di Pulau Epstein

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:10

Israel Resmi Gabung Board of Peace, Teken Piagam Keanggotaan di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:09

Profil Jung Eun Woo: Bintang Welcome to Waikiki 2 yang Meninggal Dunia, Tinggalkan Karier Cemerlang & Pesan Misterius

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:08

Harga Minyak Masih Tinggi Dipicu Gejolak Hubungan AS-Iran

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:59

Prabowo Terus Pantau Pemulihan Bencana Sumatera, 5.500 Hunian Warga Telah Dibangun

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:49

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp16.811 per Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:47

Salah Transfer, Bithumb Tak Sengaja Bagikan 620.000 Bitcoin Senilai 40 Miliar Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:33

Menteri Mochamad Irfan Yusuf Kawal Pengalihan Aset Haji dari Kementerian Agama

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:18

Sinyal “Saling Gigit” dan Kecemasan di Pasar Modal

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:09

KPK: Kasus PN Depok Bukti Celah Integritas Peradilan Masih Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 | 08:50

Selengkapnya