Berita

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim/Ist

Hukum

Dugaan Korupsi Laptop

Kejagung Peringatkan Nadiem Hadiri Pemeriksaan Besok

SENIN, 14 JULI 2025 | 19:04 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim diminta memenuhi panggilan pemeriksaan di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan pada Selasa besok, 15 Juli 2025.

Adapun materi pemeriksaan masih terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.

"Hingga saat ini kami belum menerima informasi apakah yang bersangkutan akan hadir atau tidak. Tetapi tentu kita harapkan bahwa yang bersangkutan hadir seperti beberapa waktu yang lalu," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, kepada wartawan, Senin 14 Juli 2025.


Di sisi lain, Harli belum merinci apakah ada saksi lain yang turut diperiksa selain Nadiem. 

Apabila hadir dalam pemeriksaan, Nadiem akan dimintai informasi soal temuan-temuan baru dalam perkara ini.

"Saya kira semua materi terkait apa yang sudah diperoleh penyidik selama ini, baik berdasarkan dokumen-dokumen berdasarkan hasil penggeledahan dan penyitaan, maupun dari barang bukti elektronik yang tentu penyidik sudah membaca, mengkaji, menilai. Semua itu akan menjadi bahan konfirmasi, bahan pemeriksaan kepada yang bersangkutan," kata Harli.

Nadiem dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan pada Selasa 8 Juli 2025. Sayangnya, tim penasihat hukum Nadiem, Hana Pertiwi menjelaskan bahwa kliennya telah mengajukan permohonan penundaan pemeriksaan.

Nadiem sempat diperiksa penyidik pada Senin 23 Juni 2025. Nadiem menjalani pemeriksaan selama hampir 12 jam dengan 31 pertanyaan.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

Giliran Bendahara KONI Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 26 Februari 2026 | 15:40

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

UPDATE

Harga Emas Meroket di Tengah Perang Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 08:14

Bareskrim Tangkap Kurir Bandar Narkoba Koh Erwin di Riau

Senin, 02 Maret 2026 | 08:02

Serangan Balasan Iran Guncang Pasar Global, Futures Wall Street Anjlok

Senin, 02 Maret 2026 | 07:46

Dampak Perang Iran Meluas, UEA Hentikan Perdagangan Saham

Senin, 02 Maret 2026 | 07:32

Pengasuh asal Filipina Tewas Dihantam Rudal Iran di Israel

Senin, 02 Maret 2026 | 07:18

UEA Tutup Kedutaan di Teheran Usai Digempur Rudal Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 07:04

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Polisi Terbitkan Dua DPO dalam Kasus Peredaran Narkoba di Bima

Senin, 02 Maret 2026 | 06:45

Telkom Solution Raih Penghargaan Atas Pengelolaan Komunikasi Bisnis

Senin, 02 Maret 2026 | 06:29

Indonesia Seharusnya Punya Naluri Anti-Kolonialisme dan Imperialisme

Senin, 02 Maret 2026 | 05:51

Selengkapnya