Berita

Pertamina Meraih Penghargaan/Ist

Bisnis

Pertamina Raih Penghargaan Paten Terbanyak dari Kemenkumham

SENIN, 14 JULI 2025 | 13:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

PT Pertamina (Persero) meraih penghargaan sebagai perusahaan dengan permohonan paten terbanyak dalam periode 2015 hingga 2024. 

Dengan total 604 permohonan, Pertamina menempati peringkat pertama dalam kategori tersebut berdasarkan data Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Kementerian Hukum dan HAM.

Penghargaan diserahkan dalam ajang Expose Kinerja Satu Dekade dan Apresiasi Kekayaan Intelektual yang berlangsung di Jakarta pada 4 Juni 2025. 


Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, menerima langsung penghargaan tersebut. Oki sebelumnya menjabat sebagai SVP Technology Innovation di perusahaan energi milik negara tersebut.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas konsistensi dan kontribusi Pertamina dalam melindungi hasil inovasi dan teknologi yang dikembangkan.

“BUMN seperti Pertamina memiliki peran utama dalam mendorong budaya inovasi berbasis teknologi. Capaian ini mencerminkan strategi perusahaan dalam memperkuat daya saing melalui penguasaan teknologi dan inovasi berkelanjutan,” ujar Fadjar lewat keterangan resminya, Senin, 14 Juli 2025.

Ia menambahkan, peran Pertamina turut mendorong peningkatan jumlah paten nasional serta menumbuhkan kesadaran terhadap pentingnya perlindungan kekayaan intelektual di Indonesia.

Pertamina juga disebut terus memperkuat posisinya sebagai pelopor inovasi di sektor energi dan membangun ekosistem kekayaan intelektual yang aktif, produktif, dan bernilai ekonomi tinggi.

Sebagai perusahaan energi yang memimpin transisi menuju energi bersih, Pertamina berkomitmen mendukung target net zero emission pada 2060. 

Perusahaan juga terus mendorong program-program yang selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini operasional.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya