Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dan Raja Belgia Philippe Leopold Louis Marie/Ist

Dunia

Prabowo Gelar Pertemuan Tertutup dengan Raja Belgia di Istana Laeken

SENIN, 14 JULI 2025 | 13:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto melanjutkan rangkaian kunjungan kenegaraannya di Eropa dengan bertemu Raja Belgia, Philippe Leopold Louis Marie, di Istana Laeken, Brussels, pada Minggu waktu setempat, 13 Juli 2025.

Setibanya di istana, Prabowo disambut secara langsung oleh Raja Philippe. Suasana tampak hangat saat keduanya berjabat tangan dan saling menyapa.

“Yang Mulia, terima kasih,” ujar Prabowo sembari menjabat tangan Raja Philippe.


Raja Belgia itu kemudian menyampaikan rasa bahagianya dapat dikunjungi Presiden RI. 

“Senang bertemu dengan Anda,” ujar Raja Philippe dengan senyum ramah.

Keduanya lalu berjalan memasuki bangunan bersejarah tersebut dan berhenti sejenak untuk sesi foto bersama di area utama Istana Laeken. 

Setelah itu, Prabowo dan Raja Philippe menggelar pertemuan empat mata dalam suasana yang penuh keakraban.

Dalam kesempatan tersebut Prabowo didampingi oleh Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Kerajaan Belgia, Andri Hadi.

Pertemuan dengan Raja Philippe menjadi agenda penutup dari rangkaian lawatan Prabowo di Belgia, yang sebelumnya diisi dengan sejumlah pertemuan penting bersama pimpinan lembaga-lembaga utama Uni Eropa.

Usai pertemuan, Prabowo dilepas secara langsung oleh Raja Philippe menuju Bandara Brussels. 

Dari sana, Presiden melanjutkan perjalanan ke Paris, Prancis, guna memenuhi undangan sebagai tamu kehormatan dalam perayaan Bastille Day pada Senin, 14 Juli 2025. 

Sebelumnya di Brussel, Prabowo telah bertemu dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Dewan Eropa Antonio Costa. 

Pertemuan-pertemuan tersebut menjadi langkah diplomatik penting dalam upaya mempercepat penyelesaian Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA), yang diyakini akan memberikan manfaat ekonomi strategis bagi Indonesia dan Uni Eropa.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Kesehatan Jokowi Terus Merosot Akibat Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 11 Februari 2026 | 04:02

Berarti Benar Rakyat Indonesia Mudah Ditipu

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:34

Prabowo-Sjafrie Sjamsoeddin Diterima Partai dan Kelompok Oposisi

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:06

Macet dan Banjir Tak Mungkin Dituntaskan Pramono-Rano Satu Tahun

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:00

Board of Peace Berpotensi Ancam Perlindungan HAM

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:36

Dubes Djauhari Oratmangun Resmikan Gerai ke-30.000 Luckin Coffee

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:19

Efisiensi Energi Jadi Fokus Transformasi Operasi Tambang di PPA

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:14

Jagokan Prabowo di 2029, Saiful Huda: Politisi cuma Sibuk Cari Muka

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:18

LMK Tegas Kawal RDF Plant Rorotan untuk Jakarta Bersih

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:06

Partai-partai Tak Selera Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya