Berita

Ilustrasi Koperasi Merah Putih.

Bisnis

Koperasi Merah Putih Perlu Konsistensi Kebijakan

MINGGU, 13 JULI 2025 | 15:40 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Rektor Universitas Paramadina Prof. Dr. Iin Mayasari mengungkap tiga tantangan pengolaan Koperasi Merah Putih (KMP). Dua di antaranya yakni pasar dan persaingan.

“Termasuk apakah pemerintah bisa menerapkan secara konsisten kebijakannya,” kata Prof Dr Iin Mayasari lewat keterangan tertulis yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu 13 Juli 2025.

Ia mengatakan nilai koperasi sangat selaras dengan semangat yang diusung Universitas Paramadina: keindonesiaan, keislaman, dan kemodernan. Ini juga berarti terkait kepedulian, kebersamaan, empati, gotong-royong atau kolaborasi. 


“Tujuan Koperasi Merah Putih merupakan inisiatif pemerintah yang barangkali bertujuan meningkatkan ekonomi desa melalui pembentukan koperasi, dan menekankan prinsip gotong royong dan kekeluargaan yang merupakan ciri khas koperasi di Indonesia,” katanya.

Wakil Rektor Bidang Mutu dan Kerjasama ini mengatakan KMP  bertujuan untuk lebih mendorong pengelolaan koperasi lebih modern. Dengan dukungan pemerintah dan bank bank Himbara, KMP diharapkan dapat menerapkan praktik manajemen yang profesional dan transparan.

“Pastinya banyak tantangan dari munculnya KMP ini. Dan itu perlu diantisipasi dan diharapkan menjadi diskusi yang menarik. Kualitas SDM, dan kapabilitas kelembagaan, tatakelola dan transparansi akuntabilitas, manajemen risiko dan juga kepatuhan terhadap regulasi,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya