Berita

Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Bandara Internasional Brussel, Belgia, pada Sabtu sore, 12 Juli 2025/Sekretariat Presiden RI

Global

Prabowo Pakai Topi Flat Cap dan Kaca Mata Hitam Saat Mendarat di Belgia

MINGGU, 13 JULI 2025 | 09:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah menempuh perjalanan panjang dari Brasil, pesawat yang membawa Presiden RI Prabowo Subianto dan rombongan terbatas tiba di Bandara Internasional Brussel, Belgia, pada Sabtu sore, 12 Juli 2025, waktu setempat. 

Berdasarkan pantauan di kanal Youtube Sekretariat Presiden RI, Prabowo keluar dari pesawat dengan mengenakan setelan jas biru tua yang rapi dipadukan dengan topi flat cap berwarna abu-abu. Ia tampak santai namun tetap elegan, lengkap dengan kacamata hitam yang menambah kesan karismatik pada penampilannya.

Ketibaan Prabowo disambut secara resmi oleh François Delhaye, Direktur Jenderal untuk Asia dan Oseania dari Kementerian Luar Negeri Belgia. 


Turut hadir pula dalam penyambutan tersebut Duta Besar RI untuk Kerajaan Belgia, Andri Hadi, dan Atase Pertahanan KBRI Den Haag, Kolonel Laut (P) Rikrik Permady Sobana. 

Usai penyambutan, Kepala Negara langsung menuju kendaraan resmi yang telah disiapkan untuk mengantarkannya ke hotel tempatnya bermalam selama berada di ibu kota Belgia.

Selama kunjungan di Brussel, Presiden dijadwalkan mengadakan pertemuan bilateral tingkat tinggi dengan dua pemimpin utama Uni Eropa, yakni Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Dewan Eropa Antonio Costa. 

Pertemuan ini dipandang penting dalam memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan Uni Eropa, khususnya dalam bidang perdagangan, investasi, transisi energi, serta stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

Tak hanya itu, Prabowo juga direncanakan akan bertemu dengan Raja Belgia Philippe di Istana Laeken. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum penting untuk mendorong peningkatan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Belgia dalam berbagai sektor, termasuk ekonomi, pertahanan, pendidikan, dan kebudayaan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya