Berita

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Mitra Dapur Mandiri (Gapimdo) HM S. Tribuana (tengah)/Ist

Politik

Sistem Verifikasi Mitra Dapur Mandiri MBG Diduga Rawan Manipulasi

SABTU, 12 JULI 2025 | 05:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan perbaikan atas sistem verifikasi mitra dapur mandiri Makan Bergizi Gratis (MBG). Pasalnya, sistem verifikasi milik BGN ternyata tidak menggambarkan realitas sesungguhnya di lapangan. 

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Mitra Dapur Mandiri (Gapimdo) HM S. Tribuana menilai persoalan sistem ini bisa memicu masalah di tengah masyarakat.

Tri mengatakan, saat ini terjadi hambatan sistemik dalam verifikasi mitra sah program MBG di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan sekitarnya. Hambatan tersebut berupa penolakan sistem digital BGN terhadap sejumlah mitra BGN yang sejatinya telah memenuhi persyaratan untuk ditetapkan sebagau mitra dapur mandiri.


"Puluhan mitra di wilayah 9 daerah Sulawesi ini sebenarnya telah memenuhi syarat mitra BGN dengan melengkapi seluruh infrastruktur dapur, mulai dari gedung dapur, alat masak, hingga kendaraan box distribusi. Namun ketika dalam proses akhir dalam sistem BGN, pengajuan 'Persiapan' ditolak dengan alasan wilayah sudah penuh," kata Tribuana, di Jakarta, Jumat malam, 11 Juli 2025.

Ia mengungkapkan fakta di lapangan justru bertolak belakang dengan sistem di BGN. Sebab ketika dilakukan pencocokan data di lapangan, mitra dapur MBG yang aktif justru jumlahnya jauh dari kebutuhan. 

"Jadi datanya sangat bertolak belakang. Di banyak kecamatan di wilayah Sulawesi dan lebih khusus Makassar dan kabupaten sekitar, baru satu dua dapur yang aktif. Tapi di dalam sistem tetap menolak dengan dalih wilayah sudah terpenuhi. Ini tidak masuk akal,” tegas Tribuana.

Tri curiga ada kesengajaan sistem pendataan mitra BGN ini dikunci secara sistemik. Kuat dugaan ada dugaan keterlibatan oknum yang ingin mengatur siapa saja yang bisa lolos sebagai mitra MBG di Wilayah tersebut.

“Ada permainan. Wilayah dikunci agar hanya pihak tertentu yang bisa masuk. Sementara mitra resmi yang siap produksi justru ditolak tanpa dasar faktual,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dia meminta agar proses verifikasi terhadap mitra dapur ini dibuat secara transparan dan berbasis fakta lapangan. Ini penting jangan sampai data mitra yan tersaji dalam sistem hanya sekedar angka statis yang justru rawan dimanipulasi. 

"Ini bukan semata persoalan sistem error, ini potensi sabotase terhadap program prioritas Presiden. Jika dapur yang lengkap ditolak, dan wilayah kosong diklaim sudah penuh, ini bentuk ketidakadilan sosial,” tegas Tribuana.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya