Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Jumlah Penumpang KA Lokal Tembus 27 Juta di Sepanjang Semester I 2025

JUMAT, 11 JULI 2025 | 16:31 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Total jumlah penumpang kereta jarak jauh dan lokal PT Kereta Api Indonesia (KAI) tercatat mencapai 27,46 juta di sepanjang semester I 2025.

Angka tersebut tumbuh 7 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya.

Direktur Niaga KAI Hadis Surya Palapa mengatakan pihaknya menargetkan 56 juta penumpang pada tahun ini, artinya, jumlah penumpang di semester pertama sudah mencapai 50 persen dari target.


"Kita itu tahun ini merencanakan ada 56 juta penumpang untuk kereta api jarak jauh saja. Alhamdulillah sampai akhir, jadi kemarin itu sudah 50 persennya sudah tercapai," kata Hadis dalam acara peluncuran Livery Jumbo pada KA Argo Dwipangga di Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat, 11 Juli 2025.

Hadis mengatakan tingginya okupansi penumpang ini didorong oleh masa libur sekolah. Menurutnya, hal ini mencerminkan antusiasme masyarakat dalam menjadikan kereta api sebagai pilihan utama untuk bepergian.

Sementara itu apabila mencakup seluruh layanan termasuk KRL, KAI menargetkan mampu melayani hingga 570 juta penumpang pada tahun 2026 apabila menghitung seluruh layanan, termasuk KRL.

Hadis mengatakan proyeksi tersebut didasarkan pada rata-rata jumlah penumpang KRL yang saat ini mencapai sekitar 1 juta orang per hari.

"Kalau sama KRL itu bisa 500, hampir 570 juta penumpang. Karena KRL satu hari itu bisa satu juta penumpang," katanya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya