Berita

Mata uang Dolar dan Rupiah/Net

Bisnis

IHSG Dibuka Cerah ke 7.039, Rupiah Melemah

JUMAT, 11 JULI 2025 | 09:53 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pasar saham Indonesia mengawali perdagangan dengan sentimen positif pada Jumat, 11 Juli 2925 pagi.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat ke posisi 7.039 atau naik 0,49 persen menjelang akhir pekan. 

Pergerakan positif ini masih berlanjut hingga pukul 09.45 WIB. Berdasarkan data perdagangan, IHSG terpantau naik 0,62 persen atau bertambah 43,4 poin ke level 7.048.


Adapun total volume transaksi di awal perdagangan tercatat 1,52 miliar saham dengan nilai Rp1,05 triliun.

Sebanyak 215 saham terpantau menguat, 149 saham melemah, dan 230 saham lainnya stagnan.

Sektor-sektor utama turut menopang penguatan indeks. Infrastruktur memimpin dengan lonjakan 1,47 persen, disusul sektor transportasi yang naik 0,64 persen, sektor keuangan 0,51 persen, sektor bahan baku 0,59 persen, sektor energi 0,49 persen, dan sektor industri 0,30 persen. 

Sementara sektor properti, kesehatan, dan non-siklikal masing-masing naik tipis 0,07 persen, 0,10 persen, dan 0,22 persen. Hanya sektor teknologi dan siklikal yang terkoreksi masing-masing turun 0,17 persen dan 0,06 persen.

Sementara di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah pagi ini terpantau melemah tipis. Rupiah bertengger di level Rp16.226 per Dolar AS, turun 2 poin atau minus 0,01 persen.

Pelemahan juga dialami mayoritas mata uang Asia lainnya. Peso Filipina dan Won Korea Selatan melemah 0,02 persen, Baht Thailand turun 0,06 persen, Dolar Singapura melemah 0,11 persen, Ringgit Malaysia jatuh 0,22 persen, dan Yen Jepang terperosok 0,46 persen.

Hanya Rupee India dan Yuan China menguat tipis masing-masing naik 0,04 persen dan 0,07 persen. Sementara Dolar Hong Kong stagnan.

Tak hanya di Asia, tekanan juga terasa pada mata uang negara-negara maju. Poundsterling Inggris turun 0,14 persen, Euro melemah 0,22 persen, Franc Swiss minus 0,09 persen, Dolar Australia bergerak stagnan, dan Dolar Kanada turun 0,30 persen.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Gubernur Fakhiri Raih Golden Leader Award JMSI

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:02

1.000 Siswa Yatim Piatu Pemegang KJP Ikuti Try Out Gratis

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:30

Pemerintah Timor Leste Didorong Kembali Aktifkan Pas Lintas Batas

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:13

DKI Kunci Stok Beras dan Telur, Harga Dijaga Tetap Stabil

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:00

Ilusi Swasembada Pangan Kementan

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:45

RI Siap Borong Minyak AS Senilai Rp252 Triliun Pekan Depan

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:28

Kembali Diperiksa BPK, Gus Yaqut Sampaikan Klarifikasi Hingga Konfrontasi

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:13

Ulama Penjaga Optimisme dan Keteguhan Batin Rakyat Aceh

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:04

Diperiksa di Mapolresta Solo, Jokowi Beberkan Kisah Perkuliahan Hingga Skripsi

Rabu, 11 Februari 2026 | 21:50

NU Harus Bisa Menjawab Tantangan Zaman di Abad Kedua Perjalanan

Rabu, 11 Februari 2026 | 21:38

Selengkapnya