Berita

Bocah pacu jalur Rayyan Arkhan Dhika/Ist

Nusantara

Fadli Zon:

Pacu Jalur Momentum Promosi Budaya Indonesia

KAMIS, 10 JULI 2025 | 21:43 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sosok bocah lelaki menari di ujung perahu dengan ekspresi santai dan penuh gaya kini tengah menyita perhatian dunia. Ia adalah Rayyan Arkhan Dhika, bocah berusia 11 tahun asal Desa Pintu Lobang Kari, Kecamatan Kuantan Tengah, Kuansing, Riau.

Aksinya dalam tradisi Pacu Jalur membuatnya viral di berbagai platform media sosial internasional, termasuk TikTok.

Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menilai viralnya atraksi Pacu Jalur di media sosial sebagai momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke dunia internasional.


“Pacu Jalur ini salah satu kegiatan budaya yang sudah lama berlangsung dan sangat atraktif. Tarian mendayung yang dilakukan anak-anak secara spontan sangat menarik perhatian publik. Ini saat yang tepat untuk mengangkat kembali tradisi-tradisi seperti ini,” kata Fadli Zon kepada wartawan di Jakarta, Kamis 10 Juli 2025.

Fadli menyampaikan, perhatian luas terhadap tradisi Pacu Jalur menunjukkan masih tingginya daya tarik budaya lokal di tengah arus digital.

Pacu Jalur merupakan perlombaan mendayung perahu tradisional yang rutin digelar setiap Agustus di Kuantan Singingi, Riau.

Menurut dia, budaya lokal seperti Pacu Jalur menunjukkan nilai-nilai gotong royong yang kuat, mulai dari proses pembuatan perahu dari satu batang pohon hingga kekompakan saat berlomba.

Fadli juga mengungkapkan bahwa Kementerian Kebudayaan akan terus mendukung kegiatan-kegiatan budaya daerah melalui pembinaan dan fasilitasi, khususnya yang telah menjadi agenda tahunan masyarakat.

Selain itu, Fadli menyoroti fenomena viral lainnya yang melibatkan konten berbahasa Indonesia yang ditonton luas oleh anak-anak di Malaysia.

Ia menyebut kondisi tersebut sebagai bukti kuat bahwa budaya Indonesia memiliki pengaruh regional yang besar.

“Ini momentum juga bagi kita untuk lebih aktif mengenalkan budaya nasional. Apalagi kita punya akar yang kuat bersama negara-negara jiran seperti Malaysia, Brunei, dan Singapura. Kolaborasi kebudayaan seperti nominasi bersama kebaya di UNESCO adalah contoh positif,” kata Fadli.

Fadli menambahkan bahwa pengaruh budaya tidak bisa dipisahkan dari kekuatan bahasa, konten digital, serta diaspora Indonesia di berbagai negara.

Ke depan, pemerintah akan memperkuat kerja sama budaya di tingkat ASEAN sekaligus memperluas pengenalan warisan budaya takbenda ke publik global.

"Jadi dalam soal kebudayaan ini kita perlu berkolaborasi, bekerja sama karena memang cukup baik hubungan-hubungan kita. Tentu bagi kita, kita ingin memajukan budaya nasional Indonesia," pungkas Fadli.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya