Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/ist

Hukum

Tambahan Anggaran Polri Sebesar Rp63,7 Triliun Realistis

RABU, 09 JULI 2025 | 18:31 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penambahan anggaran yang diminta Polri sebesar Rp63,7 triliun dinilai realistis dalam mendukung kerja penegakan hukum di tahun 2026.

“Penambahan anggaran Polri tahun 2026 adalah keniscayaan karena kedepan dibutuhkan persiapan kinerja yang lebih kuat, dalam hal ini respons cepat untuk pelayanan masyarakat melalui teknologi," kata Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, Rabu, 9 Juli 2025.

Selain untuk pelayanan masyarakat, pendekatan digital juga dibutuhkan Polri dalam penguatan siber. Kebutuhan ini tentu membutuhkan anggaran yang besar.


“Kalau Polri ingin bisa mengikuti perkembangan zaman, maka mau tidak mau memang pendekatannya adalah pendekatan teknologi,” lanjut Sugeng.

Penambahan anggaran juga diharapkan bisa menyejahterakan anggota Polri. Jika terealisasi, maka Polri bisa melakukan evaluasi berupa kenaikan gaji dan tunjangan untuk anggota.

Penambahan anggaran realistis mengingat Polri di bawah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mendapat pujian dari Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai hal, salah satunya menyukseskan isu strategis ketahanan pangan.

Meski demikian, penambahan anggaran ini tetap harus diawasi agar digunakan secara selektif dan ketat sehingga berdaya guna dan tepat sasaran.

“Dengan tambahan anggaran ini semoga kinerja penegakan hukum dapat diperkuat agar kepercayaan publik semakin tumbuh," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya