Berita

Logo Bawaslu dan KPU RI/RMOLNetwork

Politik

DPR Minta Sosialisasi Politik Dipercepat Biar KPU-Bawaslu Enggak Nganggur

SELASA, 08 JULI 2025 | 13:12 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sosialisasi dan pendidikan politik kepada masyarakat harus dilakukan penyelenggara pemilu jauh sebelum proses tahapan pemilihan.

Masukan ini disampaikan anggota Komisi II DPR, Giri Ramanda Kiemas mengkritik kebiasaan KPU dan Bawaslu yang kerap melakukan sosialisasi dan pendidikan politik mendekati masa pencoblosan.

"Jangan sampai nanti mau tahun terakhir baru pendidikan politiknya ini (digencarkan) gila-gilaan," ujar Giri dikutip Selasa, 8 Juli 2025.


KPU dan Bawaslu setelah pemilu dan pilkada serentak 2024 seharusnya tidak nganggur. Misalnya di tahun 2025 dan 2026 bisa diisi dengan sosialisasi dan pendidikan politik atau kegiatan lainnya.

"Harus dirancang dalam masa tunggu itu ada kegiatan apa agar KPU dan Bawaslu benar-benar bermanfaat," tuturnya. 

Giri memastikan, pemerintah akan mendukung program-program KPU dan Bawaslu apabila tujuannya mencerdaskan masyarakat di alam demokrasi ini.

"Sehingga ini menjadi alasan kepada pemerintah Bappenas dan Kementerian Keuangan untuk memberikan anggaran yang cukup kepada KPU dari Bawaslu," sambungnya.

Karena itu, Giri berharap KPU dan Bawaslu di masa non tahapan dapat membuat program-program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat, sebelum nantinya dilaksanakan pemilu selanjutnya.

"Nah harusnya tetap diatur ritmenya (untuk sosialisasi dan pendidikan politik), mulai dari tahun 2006-2027, dan puncaknya di 2028, agar terus menjadi mesin yang bagus dan berkesinambungan," pungkas Giri.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya