Berita

Ketua BKSAP DPR RI Mardani Ali Sera/Net

Politik

BKSAP DPR Puji Sikap Diplomatis Prabowo di KTT BRICS 2025

SENIN, 07 JULI 2025 | 19:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2025 yang diselenggarakan di Brasil diapresiasi Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (Badan Kerja Sama Antar-Parlemen) DPR RI Mardani Ali Sera.

Kehadiran Prabowo menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang aktif dan berkomitmen dalam mendorong kerja sama global yang adil, inklusif, dan berkelanjutan.

“Yang saya ingat dari Pak Prabowo, beliau kerap berkata, ‘Satu musuh kebanyakan, seribu kawan masih kurang.’ Itu menunjukkan bahwa prinsip beliau adalah memperluas persahabatan, bukan memperbesar konflik. Dan itulah nilai penting dalam kepemimpinan global hari ini,” ujar Mardani dalam keterangan resminya, Senin 7 Juli 2025. 


Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS ini mengatakan, dalam pertemuan para pemimpin negara anggota dan mitra BRICS tersebut, telah disepakati sebuah Leaders’ Declaration yang memuat komitmen bersama untuk memperkuat multilateralisme, memelihara perdamaian dunia, mendorong kerja sama ekonomi lintas kawasan, serta mempercepat agenda pembangunan berkelanjutan.

Atas dasar itu, Mardani menilai bahwa kehadiran Indonesia dalam KTT BRICS adalah langkah positif yang memperkuat posisi strategis Indonesia di tingkat global. 

“Sekaligus mencerminkan semangat kepemimpinan yang merangkul dan membangun jejaring kemitraan luas,” pungkas Mardani.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya