Berita

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno/Net

Politik

Harapan Eddy Soeparno, Dubes Jadi Jubir EBT dan Ekonomi Karbon Indonesia

MINGGU, 06 JULI 2025 | 19:33 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Calon duta besar (dubes) negara-negara sahabat yang menjalani menggelar fit and proper test di Komisi I DPR diharapkan punya fokus pada agenda transisi energi dan pembangunan rendah karbon menuju Net Zero Emissions (NZE) 2060 mendatang.

Harapan itu disampaikan Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno. Kata dia, dengan penempatan di negara tujuan harapannya bisa tetap berkontribusi dalam percepatan transisi energi nasional dan mewujudkan target NZE pada 2060 atau sebelumnya. 

"Bentuk kontribusi misalnya dengan secara aktif melakukan sosialisasi rencana transisi energi di Indonesia sebagai bagian dari komitmen global Indonesia untuk melakukan dekarbonisasi perekonomiannya," ujar Eddy kepada wartawan, Minggu 6 Juli 2025.


Wakil Ketua Umum PAN ini menyampaikan bahwa dalam penugasan nanti pada dubes perlu menjadi juru bicara potensi energi baru dan terbarukan (EBT) serta ekonomi karbon Indonesia di negara tempat penugasannya masing-masing. 

Menurut Eddy, tantangan perubahan iklim, kebutuhan energi bersih, dan transformasi ekonomi global menuntut Indonesia untuk lebih aktif membangun kerja sama internasional di bidang energi terbarukan dan upaya dekarbonisasi.

"Saya berharap para Dubes kita ke depan menjadi penggerak diplomasi iklim dan energi bersih. Dubes bisa secara proaktif menjalin kemitraan strategis untuk mempercepat transisi energi dan membangun kolaborasi, mendatangkan investasi, hingga transfer of knowledge bidang energi terbarukan," tuturnya.

Dia menambahkan, para Dubes diharapkan juga dapat menjadi fasilitator utama dalam membuka jalur investasi hijau, alih teknologi, dan akses pendanaan iklim untuk Indonesia.

"Sejalan dengan visi ketahanan energi Presiden Prabowo, akan sangat baik jika para Dubes bisa mengajak pelaku usaha di negara tempat penugasannya untuk ikut berpartisipasi dalam proyek-proyek EBT di Indonesia," pungkasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya