Berita

Presiden RI Prabowo Subianto/Sekretaris Presiden RI

Dunia

Debut di KTT BRICS, Prabowo Bawa Misi Diplomasi Global Indonesia

MINGGU, 06 JULI 2025 | 10:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS yang berlangsung di Rio de Janeiro, Brasil, pada 6-7 Juli 2025. 

Dalam rilis resmi Kementerian Luar Negeri RI, Minggu, 6 Juli 2025, kehadiran Presiden Prabowo menandai keikutsertaan perdananya di forum strategis tersebut sejak Indonesia resmi menjadi anggota penuh BRICS pada 1 Januari 2025.

Sekaligus mencerminkan komitmen kuat Indonesia untuk berperan aktif dalam mendorong kerja sama global yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan, khususnya di tengah dinamika geopolitik yang semakin tidak menentu.


Selama KTT, para pemimpin negara BRICS akan membahas isu-isu krusial seperti konflik berkepanjangan di berbagai kawasan, reformasi tata kelola global, penguatan multilateralisme, kerja sama ekonomi dan keuangan, serta tata kelola kecerdasan buatan (AI), lingkungan hidup, aksi iklim, dan kesehatan global.

Mengusung tema "Strengthening Global South Cooperation to a More Inclusive and Sustainable Governance", KTT BRICS tahun ini dihadiri lebih dari 30 pemimpin negara anggota, mitra, dan undangan khusus, termasuk ketua organisasi internasional.

Kementerian Luar Negeri RI dalam pernyataannya menyebut bahwa Presiden Prabowo, dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS, akan menegaskan posisi Indonesia sebagai bridge-builder atau jembatan penghubung antar berbagai pihak dalam menghadapi dinamika dan ketidakpastian situasi global.

“Presiden Prabowo yang hadir untuk pertama kalinya akan menggunakan kesempatan ini untuk menyuarakan sikap dan posisi Indonesia sebagai “bridge-builder” dalam berbagai isu global dan upaya kolektif di tengah situasi dunia yang semakin tidak menentu," bunyi pernyataan tersebut. 

Selain itu, Presiden juga akan memanfaatkan forum BRICS sebagai platform untuk memperjuangkan kerja sama global yang lebih adil dan inklusif, serta memajukan kepentingan nasional dalam berbagai bidang ekonomi, keuangan, pendidikan dan teknologi.

Selain mengikuti agenda utama KTT, Presiden Prabowo juga dijadwalkan melakukan sejumlah pertemuan bilateral untuk memperkuat hubungan Indonesia dengan negara-negara anggota dan mitra BRICS dalam berbagai sektor strategis.

BRICS sendiri merupakan forum kerja sama strategis yang awalnya didirikan oleh Brasil, Rusia, India, dan Tiongkok pada 2009. Afrika Selatan menyusul bergabung pada 2010, diikuti oleh Ethiopia, Mesir, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi pada 2024. 

Indonesia kemudian masuk sebagai anggota penuh pada awal 2025, menegaskan peran sentralnya dalam arsitektur kerja sama Global South.

Sejak bergabung dengan BRICS pada 2025, Indonesia telah berpartisipasi aktif dalam sedikitnya 165 pertemuan BRICS di bawah Keketuaan Brasil, termasuk di antaranya 20 Pertemuan Tingkat Menteri.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya