Berita

Presiden AS, Donald Trump dan Elon Musk/Net

Global

Lawan RUU Pajak Trump, Elon Musk Bikin Partai Baru America Party

MINGGU, 06 JULI 2025 | 09:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Hubungan yang dulu erat antara Presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump, dan salah satu pendonor utamanya, Elon Musk, kini berubah menjadi perseteruan terbuka.

Pada Sabtu waktu setempat, 5 Juli 2025, Musk secara resmi mengumumkan pembentukan partai politik baru bernama America Party, sebagai bentuk penolakan terhadap rancangan undang-undang (RUU) pemotongan pajak dan pengeluaran yang baru saja ditandatangani Trump.

“Hari ini, Partai Amerika dibentuk untuk mengembalikan kebebasan Anda. Dengan faktor 2 banding 1, Anda menginginkan partai politik baru, dan Anda akan mendapatkannya," tulis Musk melalui platform X miliknya, seperti dimuat Reuters. 


Pengumuman ini datang hanya sehari setelah Trump menandatangani RUU perpajakan dan pengeluaran yang ia sebut “besar dan indah”, sebuah langkah yang dikritik keras oleh Musk. 

Bos Tesla dan SpaceX itu memperingatkan bahwa undang-undang tersebut akan mempercepat kebangkrutan Amerika Serikat.

“Meningkatkan defisit dari 2 triliun dolar AS yang sudah gila di bawah Biden menjadi 2,5 triliun dolar AS. Ini akan membuat negara bangkrut,” kata Musk saat menanggapi pertanyaan pengguna di X soal perubahan sikapnya terhadap Trump.

Musk sebelumnya merupakan pendukung kuat Trump dan bahkan menjabat sebagai kepala Department of Government Efficiency di awal masa jabatan kedua Trump. 

Ia juga diketahui menyumbang ratusan juta dolar untuk kampanye pemilihan ulang Trump. Namun hubungan keduanya memburuk secara dramatis akibat ketidaksepakatan mengenai kebijakan fiskal.

Musk kini berjanji akan menghabiskan uang untuk menggulingkan para anggota parlemen yang mendukung RUU kontroversial tersebut. 

Sebagai respons, Trump mengancam akan mencabut miliaran dolar subsidi federal yang selama ini diterima oleh perusahaan-perusahaan Musk.

Partai Republik mulai khawatir bahwa konflik ini dapat merugikan mereka dalam pemilu paruh waktu 2026, terutama dalam mempertahankan mayoritas di Kongres.

Ketegangan antara “orang terkaya di dunia” dan “orang paling berkuasa di dunia” juga telah memicu gejolak di pasar. Saham Tesla, yang sempat melonjak pasca kemenangan Trump pada November, kini merosot tajam dari puncaknya lebih dari 488 dolar AS per lembar menjadi 315,35 dolar AS akhir pekan lalu.

Musk tampak berambisi untuk menantang dominasi dua partai besar AS yang telah berlangsung selama lebih dari satu setengah abad. Ia menyebut inspirasinya berasal dari strategi militer kuno.

“Cara kita akan memecahkan sistem unipartai adalah dengan menggunakan varian bagaimana Epaminondas menghancurkan mitos tak terkalahkan Spartan di Leuctra: kekuatan yang sangat terkonsentrasi di lokasi yang tepat di medan perang,” ujar Musk dalam sebuah unggahan.

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Trump maupun Gedung Putih atas deklarasi politik Musk yang mengejutkan ini.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya