Berita

Ketua Umum Gapimdo Syamsul Tribuana (dua kanan) saat memberikan keterangan pers soal Program Makan Bergizi Gratis, di Jakarta/Ist

Politik

BGN Jangan Cuekin Keluhan Mitra Dapur MBG

MINGGU, 06 JULI 2025 | 01:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat sorotan tajam dari para mitra program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka tersebut.

Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Pengusaha Mitra Dapur Indonesia MBG (GAPIMDO-MBG) menyatakan bahwa pelaksanaan program MBG di sejumlah daerah masih jauh dari harapan dan berpotensi gagal bila tidak segera ditangani dengan serius oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Ketua Umum GAPIMDO-MBG, HM Syamsul Tribuana mengatakan, organisasi yang dipimpinnya menerima banyak keluhan dari para mitra dapur mandiri yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG.


“Jika dibiarkan tanpa perbaikan, program ini bisa menjadi bumerang,” kata Syamsul kepada wartawan, Sabtu 5 Juli 2025.

Syamsul menilai, saat ini banyak mitra usaha penyedia jasa boga yang kesulitan menjalankan program karena lemahnya koordinasi, distribusi bahan pangan yang tersendat, serta kurangnya pendampingan teknis dari BGN. 

“Kami sangat menghargai antusiasme masyarakat, tapi kenyataannya di lapangan justru banyak mitra dapur yang tidak mendapat kemudahan. Bahkan, terjadi sejumlah perselisihan karena distribusi yang tidak merata,” kata Syamsul.

Menurutnya, BGN harus lebih responsif dan membuka ruang komunikasi dengan para mitra usaha, termasuk memperhatikan kesenjangan logistik, pendanaan, dan kendala operasional lainnya yang dihadapi pelaku dapur di daerah. 

Program MBG, kata Syamsul, semestinya menjadi simbol komitmen negara dalam memperbaiki kualitas gizi anak-anak Indonesia. Ia mengingatkan agar cita-cita besar Presiden Prabowo dan Wapres Gibran ini tidak dikorbankan oleh tumpang tindih kebijakan teknis di level pelaksana.

“Pemerintah, khususnya BGN, harus segera benahi sistem distribusi, buka ruang dialog dengan mitra lokal, dan bentuk sistem monitoring yang cepat, transparan, dan berbasis data,” kata Syamsul.

GAPIMDO mengusulkan sejumlah langkah konkret untuk mendukung keberhasilan program MBG. Yakni: Menjalin komunikasi langsung dengan mitra penyedia pangan lokal; Membuka pendampingan hukum gratis bagi mitra yang terdampak; Membangun jaringan pasokan bahan pangan dan gudang dapur mandiri; Mendorong pembinaan dan pelatihan peningkatan kualitas layanan anggota ; Menyerukan evaluasi rutin berbasis kebutuhan riil, bukan asumsi pusat.

“Kami tidak akan diam jika program ini gagal bukan karena masyarakat, tapi karena kelemahan birokrasi. Saatnya bertindak, bukan hanya berbicara,” tutup Syamsul.



Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya