Berita

Buaya dari Sungai Way Semaka, Pekon Sripurnomo, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus/Ist

Nusantara

BKSDA Lampung Terima Buaya Muara Hasil Tangkapan Petugas

SABTU, 05 JULI 2025 | 06:17 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Seekor buaya muara (Crocodylus porosus) berukuran panjang sekitar 4,5 meter dengan diameter tubuh 60 sentimeter berhasil ditangkap di Sungai Way Semaka, Pekon Sripurnomo, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Jumat, 4 Juli 2025.

Penangkapan dilakukan pada Kamis malam, 3 Juli 2025, sekitar pukul 20.00 WIB melalui proses penjeratan yang dilakukan petugas berkoordinasi dengan aparat pekon dan unsur Forkopimcam setempat.

Kapolsek Semaka, AKP Sutarto, yang hadir dalam proses evakuasi pada Jumat pagi, menyampaikan bahwa buaya tersebut telah diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung untuk dibawa ke Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) di Rajabasa, Bandar Lampung.


"Penjeratan dilakukan Kamis sore, dan buaya berhasil ditangkap pada malam hari. Hari ini langsung dievakuasi ke PPS BKSDA Lampung," ujar AKP Sutarto mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko dikutip dari Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu, 5 Juli 2025.

Ia juga mengimbau warga yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Way Semaka agar waspada dan menghindari aktivitas di dekat sungai untuk menghindari serangan buaya.

"Kami minta masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di bantaran sungai demi keselamatan bersama," imbaunya.

Sementara itu, petugas BKSDA Lampung Bengkulu, Yulizar, menjelaskan bahwa proses penjeratan dilakukan di tiga titik lokasi berbeda sejak pukul 14.00 WIB hingga 15.00 WIB.

“Hanya berselang lima jam setelah jerat terakhir dipasang, buaya tersebut tertangkap pada pukul 20.00 WIB,” jelas Yulizar.

Menurutnya, buaya yang ditangkap merupakan buaya muara jantan. Penangkapan dilakukan menggunakan jerat kolong dari tali tambang, dengan umpan berupa bebek hidup.

Penangkapan buaya ini merupakan tindak lanjut dari insiden tragis yang terjadi pada Senin, di mana seorang warga lanjut usia, Wasim (80), tewas diserang buaya saat mandi di aliran sungai.

Korban ditemukan satu jam kemudian dalam keadaan meninggal dunia setelah tubuhnya muncul di permukaan air dalam mulut buaya. Warga yang melihat kejadian itu langsung menyerbu buaya dan berhasil membuatnya melepaskan korban.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya