Berita

Irwandi Yusuf/Ist

Hukum

Mantan Gubernur Aceh Turut Diperiksa Kejari di Kasus KEK Arun

SABTU, 05 JULI 2025 | 05:52 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Gubernur Aceh periode 2017–2018, Irwandi Yusuf, menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe pada Jumat, 4 Juli 2025, terkait dugaan korupsi pengelolaan anggaran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun. 

Pemeriksaan berlangsung selama tiga jam, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

"Irwandi Yusuf hadir secara kooperatif dan tepat waktu memenuhi undangan kami untuk memberikan keterangan," kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Lhokseumawe, Therry Gutama, dikutip Kantor Berita RMOLAceh, Sabtu, 5 Juli 2025.


Menurut dia, penyidik melontarkan 15 pertanyaan kepada Irwandi seputar kapasitasnya sebagai Gubernur Aceh dan juga selaku Ketua Dewan Kawasan KEK Arun. 

Ia menjelaskan, pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyelidikan dugaan penyimpangan anggaran KEK yang terjadi sejak 2018 hingga 2024.

"Kami berharap masyarakat mendukung proses hukum ini. Semua pihak yang dipanggil diharapkan bersikap kooperatif dan menghormati jalannya penyelidikan," ujar Therry.

Diketahui, penyidikan dugaan tindak pidana korupsi di kawasan tersebut telah dimulai Kejari Lhokseumawe sejak 10 Juni 2025. 

Sejumlah pejabat pengelola KEK Arun sebelumnya juga telah dimintai keterangan secara bertahap untuk mengusut aliran anggaran di kawasan strategis tersebut.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

DPR Minta Data WNI di Kawasan Konflik Diperbarui, Evakuasi Harus Disiapkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:17

Umat Diserukan Salat Gerhana Bulan dan Perbanyak Memohon Ampunan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:05

KPK Terus Buru Pihak Lain yang Terkait dalam OTT Bupati Pekalongan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:56

Putin dan MBS Diskusi Bahas Eskalasi Timur Tengah

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

MBG Perkuat Fondasi SDM Sejak Dini

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

Siap-siap Libur Panjang Lebaran 2026, Catat Jadwal Sekolah dan Cuti Bersama

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:45

Angkat Kaki dari BOP Keputusan Dilematis bagi Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:40

Sunni dan Syiah Tak Bisa Dibentur-benturkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:25

Perang Iran-AS Bisa Picu PHK Besar-besaran di Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:19

Melania Bicara Perlindungan Anak di DK PBB Saat Perang Iran Makin Panas

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:18

Selengkapnya