Berita

Rocky Gerung/Ist

Politik

Begini Sosok Beathor di Mata Rocky Gerung

SABTU, 05 JULI 2025 | 03:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Bambang Beathor Suryadi baru-baru ini telah dipecat dari Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) yang diketuai Budiman Sudjatmiko. Alhasil pemecatan itu menuai polemik di publik mengingat Beathor begitu kritis mengungkap ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Menanggapi itu, pengamat politik Rocky Gerung menyatakan bahwa sosok Beathor merupakan aktivis yang berani. Ia pun sudah mengenal Beathor sebelum 1998.

“Beathor membuka jejak genealogi ijazah Jokowi yang dicetak di Jalan Pramuka. Dia berupaya untuk meyakinkan para aktivis supaya hati-hati dengan kekuasaan. Akhirnya dia kena damprat dari kekuasaan. Kan Beathor naik ketika Jokowi berkuasa, sekarang dia turun, diturunkan, atau dipaksa turun,” kata Rocky dikutip dalam kanal Youtube pribadinya, Sabtu, 5 Juli 2025.


Akademisi yang dikenal kritis ini menyebut Beathor sudah siap dengan segala konsekuensi yang akan dihadapi ketika dirinya mengungkap kebenaran ke publik. 

“Nah, kita mau membaca itu sebagai eskalasi atau bahkan akumulasi dari kecurigaan publik, kegelisahan publik tentang kepastian ijazah palsu Jokowi. Jadi, Beathor akhirnya harus menghadapi fakta bahwa dia akan dipukul,” jelasnya.

Rocky yang disebut-sebut pernah menjadi mentor politik Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini menilai Beathor dengan rekam jejak yang memadai tentu tidak akan mundur meskipun bahaya menerjang.

“Tapi bagi Beathor, ya sudah berkali-kali dia masuk penjara zaman Orde Baru, bagi dia itu permainan kecil lah. Tapi permainan besar adalah ditanggung oleh publik, apa sebetulnya kejujuran dari UGM? Dan alumni UGM sudah memberi ultimatum pada rektor supaya mengundurkan diri kalau tidak bisa membuat kejujuran, memastikan bahwa UGM itu harus datang ke publik, perlihatkan ijazah aslinya, dibikin juga Jokowi dengan legowo harusnya perlihatkan supaya kasus ini betul-betul diteduhkan,” beber Rocky.

“Dan saya kira Presiden Prabowo juga menunggu itu, karena nggak mungkin Prabowo yang menuntun itu. Tapi, kelihatannya Presiden Prabowo juga berharap banyak bahwa lembaga-lembaga resmi ini betul-betul mengucapkan kejujuran. Lembaga resmi pertama tentu ada UGM, ada lembaga lain, KPU segala macam, tapi masalah utamanya karena ada di UGM,” pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

OIKN Siapkan Rangkaian Prosesi Penghormatan dan Pemakaman Troy Pantouw

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:25

Tugu Koperasi Tasikmalaya Direvitalisasi Jadi Cagar Budaya Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:18

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi di Beberapa Perairan Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:11

Lesley Simpson Racik Drama Psikologis Bunga di Tepi Jurang

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:05

Indonesia Harus Terdepan Gerakkan Dunia Internasional Selamatkan Gaza

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00

SMRC Catat Kepuasan Publik terhadap Prabowo Turun 30 Persen

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:58

Mantri BRI Jangkau Masyarakat Pegunungan Toraja Utara Hadirkan Layanan Perbankan

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:28

Sudaryono Jangan Sesatkan Publik soal Mitos Telur Penyebab Bisul

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:19

KPK Usut Dugaan Suap ke Pejabat Pemkot Bengkulu

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:12

Kemenkes Perluas Skrining HIV, Putus Rantai Penularan di Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 12:42

Selengkapnya