Berita

Ilustrasi/Net

Global

Ketegangan Mereda, Iran Mulai Buka Akses Udara Nasional

JUMAT, 04 JULI 2025 | 10:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Iran mengumumkan pembukaan kembali wilayah udaranya, termasuk di atas ibu kota Teheran, setelah sempat ditutup sejak 13 Juni akibat meningkatnya ketegangan militer dengan Israel. 

Keputusan tersebut diambil menyusul diberlakukannya gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat pada 24 Juni lalu.

“Bandara internasional Mehrabad dan Imam Khomeini di Teheran, serta bandara-bandara di utara, timur, barat, dan selatan negara itu, telah dibuka kembali dan siap untuk mengoperasikan penerbangan,” demikian pernyataan dari kantor berita resmi IRNA pada Jumat, 4 Juli 2025.


Otoritas Iran menyebutkan bahwa penerbangan domestik dan internasional dari hampir semua bandara akan beroperasi antara pukul 05.00 hingga 18.00 waktu setempat. Hanya dua kota, Isfahan dan Tabriz, yang masih menangguhkan penerbangan karena masalah infrastruktur.

“Penerbangan dari kota-kota tersebut akan dilanjutkan segera setelah infrastruktur yang diperlukan tersedia,” tambah laporan tersebut.

Iran menutup seluruh wilayah udaranya pada pertengahan Juni lalu, setelah Israel melancarkan gelombang serangan udara yang memicu respons balasan dari Iran berupa serangan rudal. 

Penutupan itu menyebabkan gangguan besar pada lalu lintas udara regional, termasuk rute penerbangan komersial internasional yang biasanya melintasi wilayah Iran.

Sejak gencatan senjata mulai berlaku, Iran telah secara bertahap membuka kembali wilayah udaranya, dimulai dari kawasan timur dan memperluas akses untuk penerbangan internasional.

Langkah ini dinilai sebagai sinyal stabilisasi situasi keamanan di kawasan, meskipun ketegangan antara Iran dan Israel masih tetap menjadi perhatian komunitas internasional.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya