Berita

CEO Flash Coffee, Bardon Matthew.

Bisnis

Flash Coffee Tunjuk Bardon Matthew sebagai CEO

KAMIS, 03 JULI 2025 | 22:38 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Flash Coffee punya Chief Executive Officer (CEO) baru: Bardon Matthew. Penunjukkan Bardon menandai momen penting strategi pemulihan perusahaan dan fokus yang diperbarui terhadap pasar Indonesia.
 
Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di industri F&B Asia Tenggara, Bardon mengemban mandat yang jelas yakni melanjutkan pemulihan bisnis Flash Coffee, memperkuat operasional, mempertajam eksekusi, dan membuka fase pertumbuhan cepat dan menguntungkan berikutnya.
 
Penunjukan Bardon mengikuti dua pengumuman penting awal tahun ini: fokus penuh ke Indonesia sebagai pasar tunggal Flash Coffee, dan pergeseran menuju profitabilitas yang disiplin di tingkat toko. Keduanya menjadi fondasi keberhasilan penggalangan dana USD3 juta baru-baru ini. Kedatangan Bardon ditujukan untuk mempercepat prioritas ini dengan kepemimpinan langsung dan keahlian operasional yang mendalam agar bisa tumbuh secara konsisten.
 

 
Karier Bardon: Dari Balik Mesin Espresso ke Kursi CEO

Karier Bardon Matthew adalah bukti nyata bahwa kepemimpinan terbaik sering lahir dari pengalaman paling dasar. Ia memulai langkahnya sebagai barista, mempelajari seluk-beluk industri kopi dari bawah -mengenal pelanggan, memahami operasional, hingga mengasah keterampilan tim.
 
Dari sana, Bardon menapaki tangga karier, berperan dalam peluncuran merek besar seperti J.Co Donuts & Coffee, Maxx Coffee, hingga memimpin Divisi Operasional di Fore Coffee. Kini, ia dipercaya menakhodai Flash Coffee sebagai CEO, membawa visi baru yang berpijak pada pengalaman nyata dan pemahaman mendalam atas industri ini.
 
Bardon telah menjadi bagian dari momen-momen penting dalam industri ritel kopi modern di Indonesia, mulai dari bergabung dengan Starbucks saat ekspansi awalnya di Indonesia, menjadi tim pendiri J.Co Donuts & Coffee saat masuk ke pasar Singapura, hingga mendukung peluncuran Maxx Coffee di Indonesia.
 
Perjalanan hands-on ini memberinya pemahaman mendalam terhadap operasional yang hingga kini membentuk gaya kepemimpinannya. Ia kemudian menduduki posisi senior di Krispy Kreme, Indofood, dan terakhir di Fore Coffee, di mana ia mengelola jaringan 230 toko dalam masa pertumbuhan yang pesat.
 
“Saya tidak percaya pada status quo. Ketika tim diberdayakan dan sistem terstruktur dengan baik, kita bisa terus berinovasi dan meningkatkan kualitas untuk mencapai keunggulan dan ketahanan. Saya sangat bersemangat memimpin Flash Coffee dalam misinya untuk tumbuh secara cerdas dan efisien, sembari terus menghadirkan pengalaman terbaik bagi pelanggan di tanah air saya," ujar Bardon Matthew seperti dikutip dari Antara.
 
Peluang Boom Industri Kopi yang Menjanjikan

Industri ritel kopi di Indonesia tengah mengalami pertumbuhan pesat, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) lebih dari 10% dan nilai pasar yang  diproyeksikan mencapai USD1,7 miliar pada tahun 2028. Urbanisasi, peningkatan daya beli, serta konsumen muda yang melek digital menjadi pendorong utama meningkatnya permintaan terhadap konsep kedai kopi modern.
 
Saat ini, jaringan kopi modern baru menguasai sekitar 10% dari total pasar, meninggalkan peluang besar di industri yang masih sangat terfragmentasi. Flash Coffee melihat potensi ini dan menargetkan ekspansi ke 500 toko atau lebih di seluruh Indonesia, guna menangkap pangsa pasar yang belum tergarap secara optimal.
 
Sebagai pemain yang menyasar segmen menengah ke atas, Flash Coffee siap memimpin pertumbuhan di kategori kafe modern yang berkualitas, berorientasi komunitas, dan mudah diakses. Segmen ini masih kurang terlayani, namun menunjukkan prospek cerah, seiring dengan pertumbuhan kelas menengah dan peningkatan GDP nasional.
 
Mengapa Bardon, Mengapa Sekarang?

Penunjukan Bardon Matthew sebagai CEO menandai babak baru dalam transformasi Flash Coffee. Dengan performa toko yang sudah melampaui benchmark industri,
Bardon hadir untuk membuka bab pertumbuhan berikutnya?"fase “S-curve” yang berfokus pada ekspansi yang efisien dan berkelanjutan.
 
Flash Coffee menargetkan 80 toko aktif hingga akhir 2025, termasuk ekspansi ke dua kota baru di luar Jakarta dan Bandung. Pertumbuhan ini akan berlanjut pada 2026, dengan target 130 toko, sejalan dengan visi jangka panjang perusahaan untuk mengoperasikan lebih dari 500 toko di seluruh Indonesia.
 
“Bardon memahami pelanggan, toko, serta apa yang dibutuhkan untuk membangun bisnis yang berkelanjutan,” ujar Jakob Angele, Executive Chairman Flash Coffee.
 
“Setelah pemulihan yang sangat sukses di 2024 dan performa solid di awal 2025, kini saatnya melangkah lebih jauh,” sambungnya.
 
Sejak resmi menjabat sebagai CEO pada Februari, Bardon telah membangun fondasi pertumbuhan yang kuat ?" mulai dari mempertajam eksekusi, menyempurnakan standar operasional prosedur (SOP), hingga memperkuat budaya kerja yang efisien dan berorientasi pada pelanggan. Dengan pendekatan “less is more”, ia berhasil mempertahankan performa yang konsisten dan siap membawa Flash Coffee ke skala pertumbuhan berikutnya.
 
Kepemimpinan yang Berkelanjutan 

Pendiri Flash Coffee, David Brunier dan Sebastian Hannecker akan mundur dari peran operasional sehari-hari untuk fokus mengembangkan venture terbaru mereka. Meski begitu, keduanya tetap menjadi pemegang saham, penasihat strategis, dan mitra terpercaya dalam perjalanan Flash Coffee ke depan.
 
“Kami sangat yakin Bardon adalah sosok yang tepat untuk melanjutkan pertumbuhan  Flash Coffee. Kami akan terus mendukung Bardon dan tim sebagai advisor dan pemegang saham, sambil mempersiapkan project kami selanjutnya," tutur David Brunier, Founder & mantan CEO Flash Coffee.
 
Tentang Flash Coffee

Flash Coffee mendefinisikan ulang budaya kopi untuk generasi muda Indonesia -mereka yang menghargai kualitas, koneksi, dan rasa memiliki yang kuat.
 
Berbasis dine-in, Flash Coffee menyajikan kopi barista berkualitas tinggi dengan skala besar dalam ruang yang dirancang untuk mencerminkan identitas Indonesia: modern, hangat, dan penuh kebanggaan lokal.
 
Setiap toko didesain untuk menyambut pelanggan secara nyaman, mengedepankan cita rasa lokal yang otentik dan standar global dalam gaya yang relevan dengan generasi saat ini.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Pernyataan Eggi Sebut Akhlak Jokowi Baik jadi Bulan-bulanan Warganet

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:40

Senyum Walikota Madiun

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:19

Rapim Kemhan-TNI 2026 Tekankan Sishankamrata sebagai Kekuatan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:55

Legislator PKS Dorong Penyaluran KUR Pekerja Migran Tepat Waktu

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:35

Digiring ke Gedung KPK, Walikota Madiun Malah Minta Didoakan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:20

Bencana Menerjang, BUMN Datang

Senin, 19 Januari 2026 | 23:55

Polisi Bongkar Clandestine Lab Tembakau Sintetis Senilai Rp2 Miliar

Senin, 19 Januari 2026 | 23:37

Mantan Jubir KPK Ali Fikri Raih Gelar Doktor Hukum Unair

Senin, 19 Januari 2026 | 23:11

Napi Bebas Pakai Gawai di Lapas Bukan Kelalaian Biasa

Senin, 19 Januari 2026 | 23:02

Walikota Madiun Maidi Dkk Tiba di Gedung KPK, Sebagian Lewat Belakang

Senin, 19 Januari 2026 | 22:46

Selengkapnya