Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers, Kamis 3 Juli 2025/RMOL

Politik

Demi Pangkas Tarif AS, Indonesia Bakal Beli Migas Hingga Investasi Rp550 T

KAMIS, 03 JULI 2025 | 16:27 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) perdagangan dengan mitra di Amerika Serikat (AS) senilai 34 miliar Dolar (Rp550 triliun) pada 7 Juli 2025 mendatang.

Pakta ini dilakukan sebagai bagian dari upaya negosiasi baru untuk mencapai kesepakatan perdagangan dengan pemerintah Washington menjelang batas waktu 9 Juli 2025.

"Jadi kita trade defisit Amerika terhadap Indonesia 19 miliar Dolar AS. Tetapi yang kita offer pembelian kepada mereka itu jumlahnya melebihi, yaitu 34 miliar Dolar AS," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis 3 Juli 2025.


Airlangga menjelaskan bahwa dalam perjanjian itu Indonesia berkomitmen melakukan pembelian terhadap produk Amerika, termasuk pembelian mineral dan gas (mineral) senilai 15,5 miliar Dolar AS, barang agrikultur hingga investasi di negara Paman Sam.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa tim Indonesia saat ini sudah berada di Washington bersama dengan negara lain di antaranya India, Jepang, Uni Eropa, Vietnam dan Malaysia.

"Indonesia menunjukkan sangat serius untuk merespons tarif ini dan Indonesia sudah secara tertulis sudah memasukkan (proposal) dan sudah dibahas dengan Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR), dengan Secretary of Commerce maupun Secretary of Treasury," katanya.

Dengan seluruh upaya tersebut, Airlangga berharap tarif resiprokal yang akan dikenakan AS terhadap Indonesia akan jauh lebih rendah dari negara tetangga, Vietnam yang telah disepakati sebesar 20 persen.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ini Pemicu Perubahan Sikap Jokowi ke Prabowo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15

Prancis Membara, Demonstran Bakar Gedung Pemerintah hingga Jarah Toko

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:57

OMC di Sumsel Turunkan Polusi Asap dari Kategori Berbahaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:40

Kopdes Buka Peluang Kerja dan Usaha bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:32

Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21

Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran: Double-Track Menuju Swasembada Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:55

Ketum BPP HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis di Tengah Gejolak Pasar

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:23

Seorang Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:47

Desa dalam Otonomi Terpasung

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:21

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:59

Selengkapnya