Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Permintaan AS Melemah, Harga Minyak Dunia Ambles

KAMIS, 03 JULI 2025 | 09:14 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga minyak dunia kembali merosot di tengah kekhawatiran lemahnya permintaan dari Amerika Serikat (AS), negara konsumen minyak mentah terbesar di dunia.

Mengutip Reuters pada Kamis 3 Juli 2025 pagi, harga minyak mentah Brent tercatat turun 24 sen atau 0,35 persen ke level 68,87 Dolar AS per barel.

Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga turun 24 sen atau 0,36 persen menjadi 67,21 Dolar AS per barel.


Penurunan harga ini dipicu oleh laporan Badan Informasi Energi (EIA) AS yang mengungkap stok minyak mentah domestik meningkat tajam 3,8 juta barel menjadi 419 juta barel dalam sepekan terakhir. Padahal, pasar memperkirakan terjadi penurunan stok sekitar 1,8 juta barel.

Kondisi ini diperparah dengan melemahnya permintaan bensin di AS, yang turun menjadi 8,6 juta barel per hari, tepat saat puncak musim mengemudi musim panas. Situasi ini memunculkan kekhawatiran akan lesunya konsumsi energi Negeri Paman Sam.

Sebelumnya, harga minyak sempat reli 3 persen  setelah Iran menangguhkan kerja sama dengan pengawas nuklir PBB. 

Keputusan itu meningkatkan kekhawatiran bahwa pertikaian yang masih berlangsung atas program nuklir produsen minyak di Timur Tengah itu dapat kembali berubah menjadi konflik bersenjata.

Analisis memperkirakan pasar akan mengamati rilis data ketenagakerjaan AS yang akan diumumkan Kamis waktu setempat. Data ini akan menjadi sinyal penting terkait arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) di paruh kedua 2025.

Penurunan suku bunga diperkirakan dapat merangsang pertumbuhan ekonomi AS, yang pada akhirnya mendorong konsumsi energi global.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya