Berita

Anggota Komisi XII DPR RI, Yulian Gunhar/Istimewa

Politik

Yulian Gunhar: Dirut PHR Harus Bertanggung Jawab Atas Kematian Dua Balita di Rokan Hilir

RABU, 02 JULI 2025 | 20:31 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Anggota Komisi XII DPR RI, Yulian Gunhar, menyampaikan rasa duka mendalam atas insiden meninggalnya dua balita yang tenggelam di bekas sumur pengeboran minyak milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Dusun Mekar Sari, Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

"Saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Kehilangan anak-anak dalam kondisi seperti ini adalah luka mendalam yang seharusnya bisa dicegah," ujar Yulian Gunhar dalam keterangannya, Rabu 2 Juli 2025.

Menurut Gunhar, kecelakaan fatal di area bekas pengeboran sumur PHR tersebut merupakan tanggung jawab penuh pihak PHR. Bekas sumur pengeboran yang tidak dikelola dengan baik hingga menimbulkan korban jiwa adalah bukti nyata kelalaian yang tidak bisa dibiarkan.


"Direktur Utama PHR harus bertanggung jawab. Ini kelalaian fatal dalam tugas dan tanggung jawab perusahaan untuk menjamin keselamatan lingkungan sekitar. Saya meminta jabatan Dirut PHR dipertimbangkan kembali sebagai bentuk keprihatinan serius terhadap keluarga korban," tegas Gunhar.

Gunhar juga mendesak pihak terkait, khususnya Kementerian BUMN dan Direksi Pertamina, serta Kementerian ESDM, untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola keselamatan di wilayah kerja PHR. Hal ini penting agar kejadian tragis serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.

"Saya mengajak pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawasi dan memastikan pihak perusahaan menindaklanjuti peristiwa ini secara bertanggung jawab. Sudah saatnya keselamatan warga di sekitar wilayah kerja migas benar-benar diutamakan, bukan diabaikan," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya