Berita

Presiden Direktur Sampoerna, Ivan Cahyadi/Ist

Bisnis

HM Sampoerna Lirik Terobosan Baru Produk Tembakau Tanpa Asap

RABU, 02 JULI 2025 | 15:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

PT HM Sampoerna Tbk, perusahaan yang merupakan bagian dari jaringan global Philip Morris International (PMI) ini memperkenalkan terobosan baru dalam industri tembakau melalui ajang Technovation 2025 yang digelar di Park Hyatt Hotel, Jakarta, Rabu, 2 Juli 2025.

Presiden Direktur Sampoerna, Ivan Cahyadi, menyampaikan bahwa masa depan industri tembakau tak bisa lagi dilepaskan dari sains dan teknologi. 

Menurutnya, dunia sudah bergerak menuju produk yang lebih inovatif dan berbasis riset ilmiah, salah satunya melalui produk tembakau bebas asap (smoke-free product/SFP).


"Produksi tembakau bebas asap tadi, itu hanya ada 9 di dunia dan Indonesia satu-satunya di Asia Tenggara. Ini investasi yang luar biasa besarnya yang sengaja kita hadirkan agar Indonesia bisa belajar dengan negara yang sudah maju untuk menuju masa depan yang lebih baik," ungkapnya.

Investasi yang dikucurkan pun tidak main-main. Sampoerna telah menggelontorkan dana sebesar 330 juta dolar AS untuk mendirikan fasilitas produksi serta Laboratorium Pengujian dan Analisis berstandar global di Karawang, Jawa Barat. Fasilitas ini mulai beroperasi sejak 2023 dan melibatkan sekitar 200 tenaga ahli Indonesia yang telah teruji secara profesional.

Dalam Technovation 2025, dua diskusi panel turut digelar dengan tema “Science & Innovation” serta “SFP in the Real World”. Sesi ini menghadirkan para pakar dan pimpinan teknis dari PMI dan Sampoerna, membahas potensi dan tantangan dari produk tembakau alternatif di tengah transformasi industri global.

"Kami akan terus berkomitmen menghadirkan produk bebas asap yang didukung kajian ilmiah, sekaligus memberikan dampak yang positif bagi perekonomian Indonesia," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya