Berita

Presiden AS, Donald Trump/Net

Dunia

Trump Umumkan Israel Setuju Gencatan Senjata 60 Hari di Gaza

RABU, 02 JULI 2025 | 12:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Israel telah menyetujui usulan gencatan senjata selama 60 hari di Gaza. 

Hal tersebut disampaikan Trump melalui unggahan di media sosial pada Selasa waktu setempat, 1 Juli 2025, hanya beberapa hari jelang kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Gedung Putih.

“Israel telah menyetujui persyaratan yang diperlukan untuk menyelesaikan gencatan senjata 60 hari, di mana kami akan bekerja dengan semua pihak untuk mengakhiri perang,” tulis Trump, seperti dimuat Associated Press. 


Trump mendesak Hamas agar menerima kesepakatan tersebut, seraya memperingatkan bahwa tawaran itu tidak akan menjadi lebih baik. 

“Saya berharap, demi kebaikan Timur Tengah, Hamas menerima kesepakatan ini, karena kesepakatan ini tidak akan membaik, hanya akan menjadi lebih buruk,” tegasnya.

Menurut Trump, pertemuan intensif telah dilakukan antara perwakilannya dan pejabat Israel di Gaza untuk membahas syarat-syarat gencatan senjata. Ia juga menyebut Qatar dan Mesir akan menjadi pihak yang menyampaikan proposal akhir kepada kelompok Hamas.

Langkah ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran atas krisis kemanusiaan yang semakin memburuk di Gaza. Serangan udara terbaru Israel di Khan Younis, Gaza selatan, menewaskan sedikitnya 37 orang, menurut data Rumah Sakit Nasser. 

“Tenda, tenda, mereka menyerang dengan dua rudal?” teriak Um Seif Abu Leda, salah satu warga yang kehilangan anaknya dalam serangan tersebut.

Lebih dari 150 organisasi bantuan internasional, termasuk Oxfam, Save the Children, dan Amnesty International, menyerukan penghentian segera atas mekanisme distribusi bantuan yang saat ini dikendalikan oleh AS dan Israel. 

Mereka menyoroti kekacauan serta insiden mematikan saat warga Gaza berebut bantuan. Saksi mata menyebut sedikitnya 10 warga sipil tewas saat mencari makanan.

Sementara itu, situasi keamanan regional juga memburuk. Proyektil dilaporkan ditembakkan ke wilayah Israel dari Gaza dan Yaman. Menanggapi hal ini, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, memperingatkan bahwa Yaman bisa menghadapi konsekuensi serius setelah rudal diluncurkan oleh kelompok Houthi.

Di Washington, Menteri Urusan Strategis Israel Ron Dermer bertemu dengan Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, dan utusan khusus Steve Witkoff. Pembicaraan tersebut dilaporkan mencakup isu gencatan senjata, ketegangan regional, dan ancaman dari Iran.

Dalam pernyataannya, Netanyahu menyebut kunjungannya ke Washington akan membahas perdagangan dan Iran, tanpa merinci lebih lanjut soal pertemuannya dengan Trump.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

DPR Minta Data WNI di Kawasan Konflik Diperbarui, Evakuasi Harus Disiapkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:17

Umat Diserukan Salat Gerhana Bulan dan Perbanyak Memohon Ampunan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:05

KPK Terus Buru Pihak Lain yang Terkait dalam OTT Bupati Pekalongan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:56

Putin dan MBS Diskusi Bahas Eskalasi Timur Tengah

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

MBG Perkuat Fondasi SDM Sejak Dini

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

Siap-siap Libur Panjang Lebaran 2026, Catat Jadwal Sekolah dan Cuti Bersama

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:45

Angkat Kaki dari BOP Keputusan Dilematis bagi Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:40

Sunni dan Syiah Tak Bisa Dibentur-benturkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:25

Perang Iran-AS Bisa Picu PHK Besar-besaran di Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:19

Melania Bicara Perlindungan Anak di DK PBB Saat Perang Iran Makin Panas

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:18

Selengkapnya