Berita

Ilustrasi/RMOLJateng

Bisnis

Realisasi Anggaran Kesehatan Semester I 2025 Jauh dari Target

SELASA, 01 JULI 2025 | 18:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan anggaran kesehatan yang digelontorkan pemerintah baru terealisasi 36 persen atau sekitar Rp78,6 triliun di semester 1 TA 2025 ini dari total anggaran Rp217,3 triliun.

“Ini agak relatively flat dibandingkan tahun lalu yaitu 0,4 persen hampir sama angkanya,” kata Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR tentang pelaksanaan dan realisasi APBN 2025, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa, 1 Juli 2025.

Menteri tiga periode ini mengurai bidang-bidang kesehatan yang telah mendapatkan anggaran dari pemerintah di semester 1 ini mulai dari revitalisasi rumah sakit sebesar Rp1,9 triliun baik dari Kemenkes maupun melalui DAK, untuk pembangunan fisik rumah sakit di daerah.


Selain itu, lanjut Sri Mulyani, untuk program bidang kesehatan seperti pembayaran PBI bagi jaminan kesehatan masyarakat kurang mampu Rp96,8 juta peserta BPJS Kesehatan dibayar oleh negara Rp23,2 triliun 

Untuk program vaksin imunisasi Rp1,1 triliun. Untuk makanan tambahan kepada 1.000 HPK sebesar Rp15,6 miliar. DAU bidang kesehatan untuk layanan masyarakat Rp13,4 triliun, bantuan operasi kesehatan sebesar Rp5,2 triliun terutama untuk 10.161 puskesmas dan DAK untuk pembangunan puskesmas ada Rp700 miliar.

“Kita lihat di sini salah satu program flagshipnya kemenkes adalah memeriksa masyarakat kesehatannya secara gratis telah menghabiskan Rp140 M jumlah pesertanya kita lihat setiap bulannya makin meningkat sampai Rp3,5 juta, pada bulan Mei dan Juni,” bebernya.

“Ini sesuatu  yang mungkin diharapkan akan bisa mendeteksi lebih awal dari kondisi kesehatan masyarakat kita,” demikian Sri Mulyani.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Prediksi Mossad Gagal, Netanyahu Disebut Murka ke Direktur Intelijen

Senin, 23 Maret 2026 | 13:39

Kasus Andrie Yunus Bisa Diusut Timwas Intelijen DPR

Senin, 23 Maret 2026 | 13:23

Pengamat: Trump Inkonsisten Soal Selat Hormuz

Senin, 23 Maret 2026 | 13:09

Daftar Negara yang Terancam Bangkrut Akibat Perang Iran

Senin, 23 Maret 2026 | 12:53

Gebrakan Xiaomi SU7 2026: Ludes 15 Ribu Unit dalam 34 Menit, Daya Jelajah Tembus 900 Km!

Senin, 23 Maret 2026 | 12:37

H+2 Lebaran, Emas Antam Turun Rp50 Ribu

Senin, 23 Maret 2026 | 12:35

WFH Jangan Ganggu Kinerja Perusahaan, DPR Minta Pemerintah Hati-hati

Senin, 23 Maret 2026 | 12:31

124 Perusahaan Truk Kena Sanksi Saat Lebaran, Mayoritas Pelanggaran ODOL

Senin, 23 Maret 2026 | 12:08

Menhub Siapkan Strategi Khusus Amankan Arus Balik Lebaran 1447 H Lintas Sumatra-Jawa

Senin, 23 Maret 2026 | 11:27

DJP: Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta, Lapor SPT Tahunan Capai 8,7 Juta

Senin, 23 Maret 2026 | 11:03

Selengkapnya