Berita

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan latihan defile Kontingen Indonesia di Lanud Halim Perdanakusuma pada Selasa, 1 Juli 2025/RMOL

Politik

Prabowo Pantau Gladi Kontingen RI Bastille Day, Jelang Tur Tiga Negara

SELASA, 01 JULI 2025 | 16:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan resmi ke tiga negara, yakni Arab Saudi, Brasil, dan Prancis.

Berdasarkan pantauan RMOL, Presiden tiba di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Selasa, 1 Juli 2025, sekitar pukul 15.00 WIB. Dari lokasi ini, Presiden memulai rangkaian kunjungan luar negerinya, yang akan diawali dari Arab Saudi.

Namun sebelum lepas landas, Presiden Prabowo menyempatkan diri memantau secara langsung latihan defile Kontingen Indonesia yang akan tampil di perayaan Hari Bastille (Bastille Day) di Paris, Prancis, pada 14 Juli mendatang. 


Latihan tersebut digelar di area landasan udara dekat pesawat kepresidenan yang tengah diparkir.

Momen itu terjadi tak lama setelah Prabowo berpamitan dengan sejumlah pejabat negara. Secara spontan, Presiden melangkah menuju lokasi latihan, menunjukkan perhatian khusus terhadap para prajurit yang akan mewakili Indonesia dalam parade militer kenegaraan prestisius tersebut.

Dalam kesempatan itu, Presiden turut didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. 

Mereka bersama-sama menyaksikan latihan defile kontingen yang tengah berlangsung.

Menurut laporan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Presiden Prabowo memberikan semangat secara langsung kepada para peserta, agar tampil optimal dalam membawa nama baik bangsa di mata dunia.

“Penekanannya ya, kita harus betul-betul menunjukkan bahwa bangsa Indonesia bisa dibanggakan, tampil dengan percaya diri, rapi, dan gagah,” ujar Prasetyo.

Usai menonton gladi resik, Prabowo kembali menaiki tangga pesawat dan sempat berpamitan sekali lagi dengan para menteri yang mengantar keberangkatannya.

Terkait agenda kunjungan kenegaraan, Prasetyo menjelaskan bahwa Presiden akan membahas sejumlah isu krusial. Di Arab Saudi, selain memperkuat hubungan bilateral dan membahas dinamika politik kawasan Timur Tengah, Presiden Prabowo juga membawa agenda penting terkait perbaikan sistem penyelenggaraan ibadah haji.

“Agenda yang akan dibicarakan oleh kedua pemimpin negara pastilah akan berbicara masalah politik, baik antara Indonesia dengan Arab Saudi maupun pergolakan politik di Timur Tengah,” ujar Prasetyo.

Salah satu inisiatif utama yang tengah digagas oleh Presiden adalah rencana pembangunan kampung haji milik Indonesia di tanah suci, sebagai langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji.

“Bapak Presiden sedang berencana untuk membicarakan mengenai perbaikan penanganan haji, termasuk rencana kita untuk memiliki sendiri kampung haji di Arab Saudi, supaya penyelenggaraan haji berikutnya akan jauh lebih baik lagi,” sambungnya.

Setelah menyelesaikan agenda di Arab Saudi, Presiden akan melanjutkan perjalanan ke Brasil untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS, forum ekonomi negara-negara berkembang. 

Sementara untuk kunjungan ke Prancis, Prasetyo menyebutkan bahwa masih ada penyesuaian jadwal yang akan disesuaikan usai agenda BRICS.

"Yang Prancis-nya jadinya, kan sempat ada diundang. Direncanakan, nanti dilihat kondisinya setelah BRICS," ungkap Mensesneg tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya