Berita

Tangkapan layar hasil survei Median terkait keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo/Repro

Politik

Survei Median: Mayoritas Publik Percaya Ijazah Jokowi Asli

SENIN, 30 JUNI 2025 | 23:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Hasil survei terbaru Media Survei Nasional (Median) menunjukkan mayoritas publik, khususnya pengguna media sosial, meyakini ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), asli. 

Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun, dalam paparan hasil survei melalui Zoom pada Senin, 30 Juni 2025.

Rico menjelaskan, survei ini dilakukan untuk menggali persepsi publik terhadap berbagai isu yang menarik perhatian, salah satunya terkait tuduhan atas keaslian ijazah Jokowi.


“Dalam survei ini, kami menanyakan langsung kepada publik terkait pemberitaan tentang isu ijazah Jokowi. Hasilnya, mayoritas meyakini ijazah Jokowi memang asli,” ungkap Rico.

Berdasarkan hasil survei Median, mayoritas publik atau sekitar 55,5 persen responden menyatakan yakin bahwa ijazah Jokowi benar-benar asli. Temuan ini, menurut Rico, menunjukkan bahwa isu terkait keaslian ijazah tidak terlalu memengaruhi kepercayaan publik secara umum.

“Sementara itu, hanya 14,4 persen responden yang masih meragukan keaslian ijazah Jokowi. Artinya, kelompok yang meragukan ini tergolong minoritas. Sedangkan 30,1 persen menjawab tidak tahu,” paparnya.

Lanjut Rico, temuan menarik lainnya, mayoritas pendukung partai politik juga meyakini ijazah Jokowi asli. Meskipun ada pengecualian pada dua partai, yaitu PKS dan Partai Ummat, di mana sebagian konstituen mereka masih memiliki keraguan terhadap isu tersebut.

Rico menambahkan, survei ini menggunakan rancangan Non-Probability Sampling dengan kuesioner berbasis Google Form yang disebarkan melalui berbagai platform media sosial. Survei dilakukan pada 12–18 Juni 2025, dengan responden berusia 17 hingga di atas 60 tahun. Total terdapat 907 responden yang tersebar proporsional di 38 provinsi di Indonesia.

“Survei ini secara khusus bertujuan untuk menangkap persepsi pengguna media sosial Indonesia. Kami berharap hasilnya dapat memberikan gambaran yang lebih jernih terkait isu-isu yang beredar di publik,” pungkas Rico.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya