Berita

Fotokopi ijazah S1 Kehutanan Presiden ke-7 RI Joko Widodo/Ist

Politik

Ijazah Jokowi Diduga Dicetak di Pasar Pramuka, Kok UGM Tidak Tersinggung?

SENIN, 30 JUNI 2025 | 19:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Universitas Gadjah Mada (UGM) didorong untuk bersikap tegas dalam menanggapi isu yang menyebut ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi dicetak ulang di Pasar Pramuka.

Hal ini disampaikan analis komunikasi politik Hendri Satrio atau akrab disapa Hensat lewat kanal YouTube miliknya, Senin 30 Juni 2025.

“Mestinya tersinggung lah UGM. Masa universitas ternama dibilang ijazahnya dicetak di Pasar Pramuka,” kata Hensat.


Founder Lembaga Survei Kedai KOPI itu juga mempertanyakan sikap para alumni UGM yang dinilai tidak menunjukkan keberatan atas tudingan tersebut. 

“Anehnya kok alumni UGM tidak ada yang marah ya. Mestinya marah lah. Ini tudingan serius,” ujarnya.

Ia menilai polemik terkait ijazah Presiden Jokowi seharusnya bisa segera diselesaikan agar tidak terus menjadi bahan spekulasi publik. Hendri menyarankan UGM tampil bersama Jokowi untuk mengklarifikasi secara terbuka.

“Memang sih mestinya Kita tunggu Pak Jokowi segera sehat kemudian UGM tampil bersama Pak Jokowi,” lanjutnya.

Lebih jauh, Hensat mengingatkan bahwa UGM tidak perlu merasa tertekan secara mental maupun politik dalam menyikapi isu ini. Jika memang ada perbedaan dokumen dengan yang dikeluarkan oleh universitas, maka hal itu dijelaskan saja.

“Ini nggak selesai-selesai urusannya. Emang negara ini cuma urusin ijazah Jokowi doang?" pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya