Berita

Ilustrasi/Vinfast

Otomotif

Genjot Produksi, VinFast Mulai Operasikan Pabrik Mobil Listrik Kedua

SENIN, 30 JUNI 2025 | 15:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produsen mobil listrik asal Vietnam, VinFast, mulai mengoperasikan pabrik lokal keduanya pada Minggu, 29 Juni 2025. 

Pabrik baru yang terletak di Provinsi Ha Tinh, Vietnam tengah, dan dibangun di lahan seluas 36 hektar ini ditargetkan mampu memproduksi hingga 200.000 unit per tahun.

"Setelah beroperasi, pabrik VinFast Ha Tinh akan berkontribusi pada tujuan VinFast untuk memproduksi 1 juta kendaraan per tahun untuk memenuhi permintaan pasar domestik dan luar negeri yang terus meningkat," kata Nguyen Viet Quang, CEO Vingroup, dikutip dari Reuters.


Sebagai perbandingan, pabrik utama VinFast yang berada di Haiphong, Vietnam utara, ditargetkan mampu memproduksi hingga 950.000 unit pada tahun depan.

VinFast didukung oleh Vingroup, konglomerat terbesar di Vietnam, dan berambisi membangun pabrik di luar negeri, termasuk di Amerika Serikat, India, dan Indonesia. Namun, ekspansi ini menghadapi sejumlah tantangan, seperti permintaan yang masih lemah dan persaingan ketat di pasar global.

Tahun lalu, VinFast mengumumkan bahwa pabriknya di Amerika Serikat akan ditunda hingga tahun 2028. Sementara itu, pabrik perakitan di India direncanakan mulai beroperasi bulan depan.

Tahun ini, VinFast menargetkan bisa mengirimkan 200.000 mobil listrik. Dalam lima bulan pertama 2025, perusahaan ini sudah menjual sekitar 56.000 unit, sebagian besar di pasar domestik Vietnam.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya