Berita

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Rini Widyantini (tangkapan layar/RMOL)

Politik

Menteri PAN-RB Pastikan Pelantikan CPNS dan CPPPK Rampung

Sesuai Tenggat Waktu dari Presiden
SENIN, 30 JUNI 2025 | 14:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta kepastian kepada pemerintah, terkait jadwal pelantikan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (CPPPK).

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPR, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, dalam rapat kerja (Raker) dan rapat dengar pendapat (RDP) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 30 Juni 2025.

Sosok yang kerap disapa Rifqi itu meminta kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Rini Widyantini memberikan kepastian jadwal pelantikan CPNS dan CPPPK yang telah lolos seluruh tahapan seleksi.


"Kami ingin meminta laporan terkait dengan persiapan pengangkatan CPNS dan CPPPK," ujar Rifqi.

Dalam kesempatan itu, Rini menyampaikan realisasi pelantikan CPNS yang telah berjalan saat ini sudah hampir selesai, dan akan diselesaikan hingga tenggat waktu yang diberikan Presiden Prabowo Subianto. 

"Sebagaimana arahan dari Bapak Presiden beberapa waktu yang lalu, bahwa kita akan menyelesaikan CASN (calon aparatur sipil negara) ini, untuk yang PNS akan diselesaikan 1 Juni," urai Rini.

Dia menjelaskan, untuk data pasti mengenai progres pelantikan CPNS/CASN di berbagai lembaga negara ada di Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Nanti Pak Kepala BKN akan menyampaikan bahwa hampir seluruhnya untuk CPNS itu sudah selesai dilakukan (pelantikan)," tuturnya.

Selain itu, Rini juga menyampaikan proses pelantikan CPPPK yang juga telah berangsur dilaksanakan, dan rencananya akan dikejar target penyelesaiannya hingga Oktober 2025.

"Kemudian juga untuk yang PPPK saat ini sudah masih dalam proses, dan sudah hampir lebih dari 40 persen sudah diproses untuk yang tahap 1," demikian Rini menambahkan.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya