Berita

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin/Dokpim

Nusantara

Turunkan Angka Pengangguran

Pemkot Bandung Fasilitasi Warga Kerja ke Luar Negeri

SENIN, 30 JUNI 2025 | 11:24 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemerintah Kota Bandung menargetkan penurunan angka pengangguran terbuka dari 7,4 persen menjadi 6,4 persen pada 2026.

Untuk mencapai target tersebut, Pemkot Bandung menggandeng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Bandung guna memperluas pelatihan keterampilan kerja, mendukung UMKM, dan menciptakan wirausaha muda.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin mengatakan, program penurunan pengangguran menjadi prioritas strategis daerah. Salah satu upaya yang didorong adalah kolaborasi dengan Hipmi, yang berkomitmen menyelenggarakan ratusan pelatihan bagi warga dan memperkuat kewirausahaan berbasis komunitas.


“Tadi Ketua Hipmi menyampaikan akan membantu 500 pelatihan bagi warga Bandung. Ini sangat sejalan dengan program kami seperti pembangunan UMKM Center, pusat inkubasi bisnis, dan pusat kuliner di 30 kecamatan,” ujar Erwin dalam acara Welcoming Event & Diklatcab BPC Hipmi Kota Bandung di Pendopo, Minggu 29 Juni 2025.

Untuk memperluas peluang kerja, Pemkot Bandung juga membuka jalur penempatan kerja luar negeri secara legal, seperti ke Jepang. Program tersebut difokuskan pada pelatihan bahasa dan keahlian teknis agar pekerja asal Bandung bisa bersaing secara profesional di pasar kerja internasional.

“Daripada hanya mengandalkan keberuntungan kerja ke luar negeri, kami fasilitasi pelatihan bahasa dan keterampilan, sehingga warga bisa berangkat secara legal dan profesional, dengan gaji yang layak, sekitar Rp25-30 juta,” kata Erwin dikutip dari RMOLJabar.

Selain membuka pasar kerja global, Pemkot Bandung juga menyusun regulasi baru agar perusahaan yang beroperasi di Bandung memprioritaskan tenaga kerja lokal. Kebijakan tersebut diharapkan bisa memberikan ruang lebih luas bagi warga ber-KTP Bandung untuk mendapatkan pekerjaan formal.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Ketum PDIP Tinjau Kantor Baru Megawati Institute

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14

Polisi Bongkar Jaringan Senpi Ilegal Dipakai Begal, Dijual di Facebook Hingga Tokopedia

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09

Bupati Sudewo dan Tiga Kades Kajen Resmi Ditahan, Digiring ke Rutan Pakai Rompi Oranye

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53

Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Borong Daun Bawang

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48

Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29

Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22

Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00

Daftar 28 Perusahaan Sumatera yang Izinnya Dicabut Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56

Selengkapnya