Berita

Nenek Hasna bersama keluarga saat masih tinggal di kontrakan sebelum rumah selesai direnovasi/Kementerian PKP

Nusantara

Renovasi Rampung, Nenek Hasna yang Viral Tinggali Rumah 2x3 Meter Kini Bernapas Lega

MINGGU, 29 JUNI 2025 | 21:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Nenek Hasna, sosok yang viral karena tinggal bersama keluarga berjumlah 13 orang di rumah sempit kini bisa bernapas lega.

Rumah nenek Hasna yang sebelumnya berukuran 2x3 meter persegi kini telah direnovasi dan diperluas oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, CSR pendiri Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan.

Untuk memperluas rumah tersebut, Yayasan Buddha Tzu Chi bahkan harus membeli rumah tetangga nenek Hasna seharga Rp200 juta.


Bangunan tetangga yang berukura sama, 2x3 tersebut kemudian dibobol dan digabung dengan rumah nenek Hasna.

Kini, rumah nenek Hasna punya dua kamar tidur cukup besar, hingga area teras. Sirkulasi usara pun lebih baik dibanding sebelumnya karena direnovasi menjadi lebih dari satu lantai.

Rumah nenek Hasna masuk sebagai salah satu penerima bantuan Program Bebenah Kampung Johar Baru dari Kementerian PKP.

Saat proses renovasi, keluarga nenek Hasna sempat mengontrak di rumah yang disiapkan Kementerian PKP dan Yayasan Buddha Tzu Chi dengan biaya sewa Rp2,2 juta per bulan.

Usai direnovasi dan ditempati, Yayasan Buddha Tzu Chi pun menitip pesan agar rumah tersebut dijaga dengan baik.

"Jaga dengan baik, misalnya tidak mencoret-coret tembok," demikian keterangan Yayasan Buddha Tzu Chi dikutip redaksi, Minggu, 29 Juni 2025.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya