Berita

Tersangka dugaan korupsi proyek-proyek jalan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut)/RMOL

Hukum

KPK Usut Dugaan Keterlibatan Bobby Nasution di Kasus Korupsi Proyek Jalan Pemprov Sumut

SABTU, 28 JUNI 2025 | 20:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami aliran dana ke sejumlah pihak dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. 

Tak menutup kemungkinan, KPK bakal menelusuri dugaan keterlibatan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution.

Pasalnya, KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka setelah operasi tangkap tangan (OTT) di Mandailing Natal, Sumatera Utara (Sumut) pada Kamis malam 26 Juni 2025. 


Lima orang tersangka itu yakni Rasuli Efendi Siregar (RES) selaku Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Provinsi Sumut merangkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK); Heliyanto (HEL) selaku PPK Satker PJN Wilayah I Provinsi Sumut.

Kemudian, M. Akhirun Efendi Siregar (KIR) selaku Direktur Utama PT Dalihan Natolu Grup (DNG); M. Rayhan Dulasmi Pilang (RAY) selaku Direktur PT RN; dan Topan Obaja Putra Ginting (TOP) selaku Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumut. Topan Obaja Putra Ginting ini disebut-sebut sebagai orang dekat Gubernur Sumut Bobby Nasution. 

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, menyoroti peran salah satu tersangka di kasus tersebut yakni Topan Obaja Putra Ginting (TOP) selaku Kepala Dinas PUPR Sumut. TOP dikenal sebagai orang dekat Bobby Nasution sejak lama.

"Yang pertama terkait dengan profil dari TOP (Topan Obaja Putra Ginting), dari PUPR, orang dekatnya Gubernur saudara BN (Bobby Nasution) bahkan mungkin dari sebelum jadi Gubernur ya, sudah menjadi orang dekatnya. Kemudian pernah juga menjabat Plt Sekda Kota Medan waktu Saudara BN menjabat Wali Kota Medan," ujar Asep dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Sabtu, 28 Juni 2025, 

Saat ditanya apakah KPK akan mengusut kemungkinan adanya setoran kepada Bobby Nasution atau pihak-pihak lain di atasannya, Asep menegaskan bahwa pihaknya sedang menelusuri aliran dana dalam perkara ini.

"Nah yang ditanyakan adalah apakah KPK akan mengusut Saudara setoran, setoran-setoran ke BN (Bobby Nasution) ataupun ke atasannya. Tentu kami saat ini sedang dilakukan upaya follow the money, mengikuti ke mana uang itu,” katanya.

Menurut Asep, Lembaga antirasuah tidak akan tebang pilih dalam mengusut kasus korupsi di perkara ini. 

Lebih jauh, Asep menegaskan bahwa KPK akan memeriksa pihak-pihak yang diduga terkait dalam perkara tersebut. Tak terkecuali dengan memeriksa menantu Presiden ke-7 Joko Widodo, Bobby Nasution. 

"Kita tentu akan panggil, akan kita minta keterangan, apa dan bagaimana sehingga uang itu bisa sampai kepada yang bersangkutan. Jadi tidak ada dalam hal ini yang akan kita kecualikan," tandasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya