Berita

Anggota Komisi X DPR Verrell Bramasta saat menghadiri acara peluncuran Indeks Risiko Iklim Desa (IRID) yang diselenggarakan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) di Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Jawa Barat/Ist

Politik

Melalui IRID, Aspirasi Desa Bisa Dibawa dalam Kebijakan Nasional

SABTU, 28 JUNI 2025 | 16:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Indeks Risiko Iklim Desa (IRID) merupakan inovasi penting dalam membantu desa-desa memahami dan menghadapi risiko perubahan iklim, terutama yang berdampak langsung pada sektor pertanian dan pangan.

Begitu dikatakan Anggota Komisi X DPR Verrell Bramasta saat menghadiri acara peluncuran Indeks Risiko Iklim Desa (IRID) yang diselenggarakan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) di Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Verrell menyampaikan, sebagai lumbung padi nasional, Karawang dinilai menjadi lokasi yang tepat untuk memperkenalkan sistem pemetaan risiko ini.


“Saya hadir di sini untuk memastikan bahwa aspirasi desa dalam menghadapi krisis iklim bisa kami bawa ke ruang-ruang kebijakan nasional,” ujar Verrell dalam keterangan tertulis, Sabtu 28 Juni 2025.

Legislator PAN itu menegaskan komitmennya di Komisi X DPR untuk terus mendorong literasi pangan dan gizi sejak dini, serta mendorong sinergi lintas sektor agar pembangunan desa tidak hanya fokus pada infrastruktur, tapi juga pada ketahanan manusia dan sumber daya lokal.

Tak hanya itu, Verrell turut memperkenalkan inisiatif pengembangan desa wisata berbasis pangan lokal di dapilnya; Purwakarta, Karawang, dan Bekasi.

"Langkah ini sebagai strategi untuk membangun desa yang mandiri secara ekonomi sekaligus memperkuat identitas pangan lokal," tandasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya