Berita

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyapa salah satu peserta Nikah Massal di Istiglal, Jakarta, Sabtu 28 Juni 2025/Kemenag

Nusantara

Peaceful Muharam, 100 Pasangan Sah Jadi Suami Istri di Istiqlal

SABTU, 28 JUNI 2025 | 13:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pernikahan adalah perjanjian suci atau “mitsaqan ghaliza”, sebagaimana disebut dalam Al Quran. 

Hal itu disampaikan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar saat membuka gelaran Nikah Massal, Sabtu 28 Juni 2025. 
  
"Yang hadir dalam akad ini bukan hanya kita, tetapi juga makhluk spiritual seperti malaikat dan jin, sebagaimana pesta pernikahan Nabi Adam dan Hawa di surga," ujar Nasaruddin Umar.


Ia kemudian memberikan nasihat yang indah sekali ihwal perkawinan yang agung dalam pandangan Islam.

Menurutnya, seksualitas (dalam Islam) sangat disucikan. Hubungan intim manusia adalah mikrokosmos dari sebuah tarian ilahiah yang jauh lebih besar.  

"Alam semesta juga melakukan kawin mawin, sebagaimana langit menikah dengan bumi, dan berjalan dengan rukun. Manakala langit menjadi sang suami, mau melakukan hubungan badan dengan istrinya, bumi, mereka juga akan melakukan kamasutra. Tidak langsung dengan to the point, ada mendung, kilat dan guntur bersaut-sautan," ujar Nasaruddin Umar.

"Lalu ditandai dengan orgasme yang ditandai hujan nutfah ke rahim ibu. Demikian juga saat langit orgasme maka hujan akan turun dan jatuh ke bumi," sambungnya. 
 
"Maka tirulah makhluk makrokosmos seperti langit saat hendak menyetubuhi bumi. Dengan demikian perkawinan akan menjadi berkah seperti ajaran Rasulullah," kata Nasaruddin Umar.

Sebanyak 100 pasang nikah mendengarkan dengan seksama paparan Nasaruddin Umar tersebut. Wajah mereka nampak sangat serius tapi penuh rasa bahagia.  

Nikah Massal Gratis bagi 100 pasangan se-Jabodetabek di Masjid Istiqlal ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama dan menjadi bagian dari rangkaian Peaceful Muharam 1447 Hijriah.

Peserta Nikah Massal sudah memenuhi Istiglal sejak pukul 6. Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan pembacaan ayat suci Al Quran oleh Qadar Rasmadi Rasyid, qari internasional yang meraih juara II MTQ Internasional Kuwait tahun 2019. 

Nasaruddin Umar menegaskan terselengaranya acara ini karena untuk memudahkan pasangan yang hendak menikah.  Ada banyak masyarakat kurang mampu yang terkendala biaya pernikahan. 

Ia pun menekankan pentingnya pencatatan pernikahan secara resmi. Perkawinan yang tidak tercatat dianggap tidak sah secara nasional dan berdampak pada hak-hak sipil lainnya. 

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menambahkan, nikah massal ini tidak hanya terpusat digelar di Istiqlal, tetapi akan dilaksanakan secara bergelombang dengan total peserta mencapai 1.000 pasangan.

Abu menyebut, kegiatan ini merupakan bentuk kewajiban dari dua tugas Kemenag sekaligus, yaitu menggelar pernikahan secara agama dan mencatatkannya secara hukum negara. 

“Ini momentum besar. Pernikahan yang berkah akan melahirkan keluarga yang berkah dan mewujudkan bangsa yang berkah untuk Indonesia Emas 2045,” tandas Abu.

Setelah prosesi akad nikah, para pasangan langsung menerima buku nikah dari petugas Kantor Urusan Agama, sebagai bukti sah pernikahan yang diakui negara. Setiap pasangan pengantin dalam nikah massal ini akan memperoleh dana pembinaan minimal Rp2,5 juta.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya