Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Wartawan China Luka Terkena Drone Ukraina

SABTU, 28 JUNI 2025 | 00:57 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Seorang wartawan asal China dilaporkan terluka akibat serangan pesawat nirawak (drone) Ukraina yang menghantam wilayah Kursk, Rusia, pada Kamis sore waktu setempat, 26 Juni 2025.

Wartawan bernama Lu Yuguang dari stasiun Phoenix TV itu mengalami luka di bagian kepala saat tengah meliput di Desa Korenevo, area yang menjadi titik pertempuran antara pasukan Rusia dan Ukraina.

Informasi tersebut dikonfirmasi pada Jumat 27 Juni 2025. Saat ini Lu telah dievakuasi ke rumah sakit setempat untuk menjalani perawatan.


Dalam tayangan televisi pemerintah Rusia yang disiarkan keesokan harinya, Lu tampak mengenakan perban putih di kepala dan memberikan keterangan kepada media Rusia. Ia menuding militer Ukraina dengan sengaja menargetkan kelompok jurnalis.

"Mereka menyerang secara sengaja. Saya meminta Ukraina bertanggung jawab atas insiden ini," ujarnya.

Kementerian Luar Negeri Rusia turut mengonfirmasi bahwa saat serangan terjadi, Lu sedang bekerja bersama tim medianya di lokasi.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Kementerian Luar Negeri China belum memberikan komentar. Namun, negara Tirai Bambu itu selama ini mengklaim posisinya sebagai pihak netral dalam konflik Rusia-Ukraina yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya