Berita

Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin usai mengantar kepulangan PM Anwar di Lanud TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Jumat sore, 27 Juni 2025/RMOL

Dunia

Dubes Malaysia: PM Anwar dan Prabowo Akan Gelar Pertemuan Lanjutan di Akhir Juli

JUMAT, 27 JUNI 2025 | 19:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Usai menggelar pertemuan singkat di Jakarta pada Jumat, 27 Juni 2025, Perdana Menteri Malaysia dijadwalkan melakukan kunjungan resmi lanjutan ke Indonesia pada akhir bulan depan. 

Kabar tersebut diungkap langsung oleh Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin usai mengantar kepulangan PM Anwar di Lanud TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Jumat sore.

Dubes Malaysia menyatakan bahwa meski kunjungan PM Anwar tergolong singkat karena hanya berlangsung sekitar empat jam, banyak hal penting yang telah dibahas bersama Presiden Prabowo selama berada di Jakarta.


"Alhamdulillah, kunjungan telah berjalan lancar walaupun tidak lama. Banyak perkara yang dibincangkan, tapi secara umumnya adalah bagaimana bisa dijalankan, kalau dapat diselesaikan secepat mungkin di peringkat teknisi dan sebagainya," ujar Dubes.

Ia juga menyebut bahwa kedua pemimpin membahas penguatan kerjasama regional dalam kerangka ASEAN, termasuk dukungan Indonesia terhadap keketuaan Malaysia pada 2025.

"Begitu juga mengenai kerjasama ASEAN. Dana Menteri (PM Anwar) sangat berterima kasih atas sokongan dan dukungan oleh Presiden Prabowo dan Indonesia dalam menyokong kepengerusian ASEAN Malaysia. Dan dalam minggu depan nanti akan ada ASEAN Foreign Minister's Meeting," terangnya.

Selain isu kawasan, PM Anwar dan Presiden Prabowo juga menyinggung berbagai dinamika global yang menjadi perhatian bersama, termasuk konflik antara Israel dan Iran serta situasi Palestina.

"Malaysia dan Indonesia memang mempunyai pendirian yang sama. Mereka berdua berharap dan dapat meneruskan kerjasama tersebut untuk sama-sama mendukung kedamaian di peringkat global dan juga kemakmuran di peringkat rantau ini dan juga peringkat dunia," jelas Dubes.

Menutup pernyataannya, Dubes Syed menginformasikan bahwa kedua pemimpin telah menyepakati pertemuan tahunan lanjutan pada akhir Juli 2025 mendatang.

"InsyaAllah kedua-dua pemimpin bersetuju untuk mengadakan pertemuan tahunan mereka nanti di akhir bulan Juli untuk menyambung perbincangan mereka," pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya