Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Bangun 50 Ribu Unit Tahap Pertama, Investor Qatar Siapkan Hunian Lengkap dengan Kolam Renang

JUMAT, 27 JUNI 2025 | 09:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indonesia-Qatar resm merealisasikan proyek pembangunan hunian vertikal di seluruh Tanah Air. 

Kesepakatan itu tertuang dalam nota kesepahaman antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan perusahaan properti Qatar, PT Al Qilaa International Indonesia yang ditandatangani di Jakarta pada Kamis 26 Juni 2025. 

Hadir sejumlah tokoh dalam penandatanganan kesepakatan ini, yaitu Kepala Satuan Tugas Perumahan, Hashim S. Djojohadikusumo, Chairman PT Al Qilaa International Indonesia, Sheikh Abdulaziz Al Thani, Wakil Menteri PKP, Fahri Hamzah, dan Wakil Menteri BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria.


Hadir pula Dirut PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Nixon L.P. Napitupulu, Dirut PT China Communications Construction Indonesia, Zhang Huaping, Dirut Risjadson Land, Stefan Mahir, dan Dirut DLS Consultancy Pte. Ltd., Eugene Seah.

Proyek ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menargetkan pembangunan satu juta unit hunian vertikal setiap tahun. 

Al Qilaa menyatakan komitmen investasi awal  sebesar 2,5 miliar Dolar AS atau sekitar Rp40 triliun untuk membangun 50.000 unit pertama. Pembangunan ini dilengkapi fasilitas seperti kolam renang, sekolah, nursery, area bermain, dan ruang komunal.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada saudara saya, Hashim, yang telah mendukung proyek ini. Proyek ini adalah untuk masyarakat umum, dengan harga yang terjangkau, namun tetap bermartabat,” ujar Sheikh Abdulaziz Al Thani, Chairman PT Al Qilaa International Indonesia, dalam keterangannya yang dikutip Jumat 26 Juni 2025. 

Hunian yang dibangun dengan konsep smart tower ini, ditargetkan selesai dalam dua tahun. Setelah itu, pembangunan tahap kedua akan dilakukan dengan target tambahan 50.000 unit.

Al Thani juga mengapresiasi keterlibatan Bank Tabungan Negara (BTN) dan Danantara yang ikut memberikan dukungan terhadap proyek ini.

Kepala Satgas Perumahan, Hashim S. Djojohadikusumo, menyampaikan bahwa proyek ini sejalan dengan misi pemerintah untuk mengangkat kualitas hidup jutaan keluarga Indonesia yang belum memiliki rumah layak. 

“Rumah yang terjangkau tapi memberi kehidupan yang bermartabat. Ini adalah misi suci untuk membawa masyarakat keluar dari kawasan kumuh,” tegasnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya