Berita

Ilustrasi/RMOL via AI

Bisnis

Pasar Nantikan Data Inflasi AS: Harga Emas Stabil, Platinum Melesat

JUMAT, 27 JUNI 2025 | 07:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas relatif stabil saat investor menantikan data inflasi Amerika Serikat (AS) untuk membaca arah kebijakan suku bunga. 

Emas spot mendatar di posisi 3.333 Dolar AS per ons, sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup menguat 0,2 persen menjadi 3.348 Dolar AS pada Kamis 26 Juni 2025 waktu setempat. 

Analis mengatakan, harga emas menurun selama beberapa sesi terakhir karena de-eskalasi di Timur Tengah. 


"Selain itu, menambah tekanan adalah pemangkasan suku bunga yang diantisipasi, yang ditunggu-tunggu oleh pasar terus tertunda, di tengah meningkatnya ekspektasi inflasi yang didorong tarif era Trump," kata David Meger, Direktur High Ridge Futures, seperti dikutip dari Reuters..

Saat ini, pasar mengantisipasi dua pemangkasan suku bunga dengan total 50 basis poin pada 2025, dimulai September. Investor kini mengamati data Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE), Jumat, untuk petunjuk lebih lanjut tentang jalur kebijakan The Fed..

Logam lainnya bergerak lebih tinggi. 

Platinum naik 5,1 persen menjadi 1.423,26 Dolar AS, mendekati puncaknya pada September 2014.

Pada Mei, World Platinum Investment Council ( WPIC ) melaporkan permintaan perhiasan platinum di China tercatat meningkat signifikan, memperlebar defisit struktural pasokan global.

Christian memperkirakan harga platinum bisa menembus 1.500 Dolar AS dalam waktu dekat, namun kemungkinan akan terkoreksi ke kisaran 1.200 Dolar AS dalam dua pekan mendatang. 

Perak spot menguat hampir 1 persen menjadi 36,63 Dolar AS per ons, level tertinggi dalam sepekan terakhir.

Paladium menguat 8 persen menjadi 1.136,68 Dolar AS, setelah menyentuh level tertinggi sejak 31 Oktober 2024.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Gubernur Fakhiri Raih Golden Leader Award JMSI

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:02

1.000 Siswa Yatim Piatu Pemegang KJP Ikuti Try Out Gratis

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:30

Pemerintah Timor Leste Didorong Kembali Aktifkan Pas Lintas Batas

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:13

DKI Kunci Stok Beras dan Telur, Harga Dijaga Tetap Stabil

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:00

Ilusi Swasembada Pangan Kementan

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:45

RI Siap Borong Minyak AS Senilai Rp252 Triliun Pekan Depan

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:28

Kembali Diperiksa BPK, Gus Yaqut Sampaikan Klarifikasi Hingga Konfrontasi

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:13

Ulama Penjaga Optimisme dan Keteguhan Batin Rakyat Aceh

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:04

Diperiksa di Mapolresta Solo, Jokowi Beberkan Kisah Perkuliahan Hingga Skripsi

Rabu, 11 Februari 2026 | 21:50

NU Harus Bisa Menjawab Tantangan Zaman di Abad Kedua Perjalanan

Rabu, 11 Februari 2026 | 21:38

Selengkapnya