Berita

Paus Leo XIV selama pertemuan yang diselenggarakan oleh Departemen Klerus di Roma, 26 Juni 2025/Reuters

Global

Israel Makin Gencar Serang Gaza, Paus Leo XIV Singgung Tumpulnya Hukum Internasional

JUMAT, 27 JUNI 2025 | 07:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Paus Leo XIV menyayangkan semakin banyaknya pihak yang mengabaikan hukum internasional. Ia juga prihatin bahwa  lembaga-lembaga global gagal menghentikan pelanggaran dan kejahatan perang. 

Leo memang tidak menyebut nama secara langsung, tetapi pernyataannya muncul di tengah meningkatnya desakan dunia untuk menghentikan serangan Israel ke Gaza, yang oleh sejumlah aktivis HAM dan pakar PBB disebut sebagai genosida.

“Sedih rasanya melihat hukum internasional dan hukum kemanusiaan kini seolah tidak lagi dihormati dan digantikan oleh kekuatan yang merasa bisa bertindak semaunya," tulis Paus dalam unggahan di media sosial pada Kamis, dikutip dari Al Jazeera, Jumat 27 Juni 2025.


“Ini sangat memalukan bagi kemanusiaan dan para pemimpin dunia,” lanjutnya.

Israel semakin banyak dituduh melanggar hukum kemanusiaan internasional. Hukum ini bertujuan melindungi warga sipil saat perang.

Didukung Amerika Serikat (AS), militer Israel telah menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza, membuat hampir seluruh penduduknya mengungsi dan menewaskan sedikitnya 56.156 orang, menurut otoritas kesehatan setempat.

Awal bulan ini, mantan juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Matthew Miller, yang sebelumnya membela aksi Israel, mengakui bahwa militer Israel "tanpa diragukan lagi" telah melakukan kejahatan perang di Gaza.

Israel juga menolak beberapa putusan pengadilan internasional, termasuk Mahkamah Internasional (ICJ), pengadilan tertinggi PBB, yang menyatakan blokade dan serangan Israel di Gaza melanggar hukum.

Tahun lalu, ICJ juga menyebut bahwa pendudukan Israel atas wilayah Palestina seperti Yerusalem Timur, Tepi Barat, dan Gaza adalah ilegal dan harus segera diakhiri.

Sementara itu, Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant. Mereka diduga melakukan kejahatan perang, termasuk menjadikan kelaparan sebagai senjata dalam konflik.

Namun meski tuduhan itu serius, sebagian besar negara anggota ICC, terutama di Eropa, masih tetap menjalin kerja sama dagang dan militer dengan Israel.

Paus Leo XIV, yang menggantikan mendiang Paus Fransiskus pada Mei lalu dan menjadi Paus pertama dari AS, telah sejak awal menyerukan diakhirinya perang di Gaza.

“Segera hentikan perang,” tegasnya pada Mei lalu.

“Dari Gaza, kita mendengar suara jeritan ibu dan ayah yang memeluk anak-anak mereka yang telah meninggal, dan terus-menerus terpaksa mengungsi demi mencari sedikit makanan, air, dan tempat aman dari bom,” ujarnya penuh haru.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya