Berita

Keluarga Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi/Ist

Politik

Jokowi Ungguli Kaesang dan Gibran di Survei Kandidasi Ketum PSI

JUMAT, 27 JUNI 2025 | 05:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Simulasi kandidasi ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ikut masuk dalam materi survei terbaru Politika Research and Consulting (PRC). Menariknya, nama Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi lebih banyak dipilih responden.

Direktur Eksekutif PRC, Faris Widoyatmoko memaparkan hasil surveinya tersebut dalam jumpa pers di Pendopo Rakyat Cendekia, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis 26 Juni 2025.

"Menariknya, di PSI ini keluarga Pak Jokowi mendominasi atau menguasai bursa calon ketua umum," ujar Faris.


Nama Jokowi paling banyak dipilih responden yaitu 21,4 persen, disusul putra bungsunya, Kaesang Pangarep di urutan kedua yang memperoleh 14,0 persen, dan urutan ketiga putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka sebesar 9,1 persen.

"Ini kalau versi opini publiknya, ya publik berharap Pak Jokowi, Mas Kaesang dan Mas Gibran," sambungnya.

Kendati nama Jokowi dipilih mayoritas responden, Faris mendapati realitas sekarang ini hanya ada tiga orang yang mencalonkan sebagai ketua umum PSI.

"Mas Kaesang, Agus Herlambang dan Bro Ron gitu ya. Dan relatif lumayan yang paling tinggi Mas Kaesang, dan yang kedua adalah Mas Agus Herlambang. Mungkin dua orang ini yang menurut kami cukup kompetitif ya, ke depan akan bersaing," tuturnya.

"Sebab nama Pak Jokowi, Mas Gibran dan yang lainnya tidak mencalonkan, hanya ada tiga calon. Ini awareness-nya terkait pemilihan ketua umum PSI," demikian Faris.

Survei PRC kali ini melibatkan responden sebanyak 1.010 orang, dari total calon responden sebanyak 23.026 orang, yang diwawancarai melalui telepon.

Adapaun margin of error survei PRC kali ini sebesar 3,0 persen, dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.




Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Mendag AS Akhirnya Mengakui Pernah Makan Siang di Pulau Epstein

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:10

Israel Resmi Gabung Board of Peace, Teken Piagam Keanggotaan di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:09

Profil Jung Eun Woo: Bintang Welcome to Waikiki 2 yang Meninggal Dunia, Tinggalkan Karier Cemerlang & Pesan Misterius

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:08

Harga Minyak Masih Tinggi Dipicu Gejolak Hubungan AS-Iran

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:59

Prabowo Terus Pantau Pemulihan Bencana Sumatera, 5.500 Hunian Warga Telah Dibangun

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:49

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp16.811 per Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:47

Salah Transfer, Bithumb Tak Sengaja Bagikan 620.000 Bitcoin Senilai 40 Miliar Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:33

Menteri Mochamad Irfan Yusuf Kawal Pengalihan Aset Haji dari Kementerian Agama

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:18

Sinyal “Saling Gigit” dan Kecemasan di Pasar Modal

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:09

KPK: Kasus PN Depok Bukti Celah Integritas Peradilan Masih Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 | 08:50

Selengkapnya